Wild Expedition 13 Kpa Garis Palopo (Part 3)

Posted: October 31, 2011 in Wild Expeditions

Gunung Agung 3147 mdpl

Kpa Garis Palopo G. Agung 3147 mdpl

Setalah kembali dari pulau Lombok dan mendaki di gunung rinjani 3726 mdpl. Di pulau bali saya harus menunggu selama 3 hari barulah saya dapat kembali ke Sulawesi selatan (palopo). Dalam 3 hari itu saya harus memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Saya pun mengajak jeber dari mapala giri sakti mendaki di gunung agungyang ketenarannya sampai ke seluruh dunia.

10-07-2011. Pagi itu saya bangun dengan sangat segar rasa lelah setelah mendaki 2 gunung yaitu semeru dan rinjani terbayar sudah dengan istirahat semalaman suntuk. Sebelum pecking saya memperbaiki faiber tenda yang sempat pecah di gunung rinjani. Setelah semua beres saya pun menunggu jeber yang pergi entah kemana. Jam 11.30 jeber akhirnya datang, perlengkapan team juga telah rampung. Team kali ini berjumlah 4 orang yaitu : saya , jeber, ambon dan ada juga fans banteng yang datang dari jawa. Kami start jam 12 dari dempasar menuju pura agung yaitu salah satu pintu masuk jalur gunung agung. Di tengah perjalanan kami berhenti sejenak sambil belanja kekurangan dalam expedisi kali ini. Sebelum memasuki kawasan pura pasar agung kami berhenti sejenak dan berdoa di sebuah pura dan berdoa dengan keyakinan kami masing-masing agar kami dapat mendaki ke gunung agung dengan selamat.

Kegagalan pendakian saya seminggu yang lalu dikarnaka acara galungan membuat saya was-was jangan sampai ketika sampai di pura terdapat acara agama sehingga jalur di tutup kembali. Gunung agung termasuk agak sulit di daki karna banyaknya kegiatan agama di pura pasar agung sehingga senantiasa jalur di tutup. Jalan menuju pura pasar agung lumayan bagus, hanya beberapa yang rusak. Sebelum memasuki kawasan pasar agung jalan sangat menanjak sehingga membuat motor kami kesulitan menanjak dan saya harus berjalan kaki ketika motor tak dapat menanjak lagi.

Jam 15.49 kami tiba di plataran parker pura pasar agung. Setelah mengambil persedian air di pura kami mulai menanjak melalui jalur track yang tak memikili bonus sama sekali, jalurnya sangat jelas dikarnakan baru saja ada sekitar ratusan orang yang baru turun dari puncak untuk beribadah. Gunung agung memang sangat di sakralkan oleh masyarakat pulau dewata bali maka dari itu terkadang para pendaki harus menunggu sampai berminggu-minggu agar bisa naik ke puncak gunung agung hingga pura pasar agung tidak merayakan upacara keagamaan.

Jam 17.18 kami tiba di sebuah bendungan air. Tetapi sayang lokasinya sangat kotor sehingga kami tak dapat mengambil suplay air.perjalanan kami lanjutkan kembali dan kami tiba di batas pegetasi sekitar jam 18.00, hari sudah mulai gelap saya kemudian berusaha jalan di paling depan kemudian mencari lokasi untuk mendirikan tenda. Tepat jam 19.00 tenda sudah berdiri kami dengan segera memasukkan barang-barang ke dalam tenda dan sebagian team berteduh di bawah fly sit. Setelah makan malam kami bercerita satu sama yang lain sambil berbagi pengalaman. Malam itu kami lewati dengan rasa dingin yang cukup membuat kami mengigil.

11-07-2011. Jam 2.52 pagi saya di bangunkan dengan  suara bising dari jeber dan frans. Mereka melihat sesuatu cahaya berwarna merah yang senantiasa berkelap-kelip di bagian sisi kanan gunung hal itu sempat membuat bulukuduk saya merinding. Sekitar jam 4 para turis telah berjalan menuju puncak mereka start dari pura pasar agung sekitar jam 2 dini hari. Tetapi kami berencana summit attack jika fajar menyingsing. Tiba-tiba hujan mengguyur kami kami berempat masuk ke dalam tenda yang hanya bisa memuat 3 orang, dengan sangat terpaksa kami mesti tidur dengan posisi yang saling bertumpuk-tumpuk.

Pagi ini kami bangun kesiangan 6.57 pagi, setelah foto-foto di samping tenda kami dengan segera menuju puncak yang begitu jauh dari tenda kami tetapi jalurnya menanjak terus tanpa bonus. Sekitas 100m dari puncak tiba-tiba hujan yang sangat deras mengguyur kami. Kami terpaksa mengambil foto dalam keadaan basa kuyuk dan dinginnya serasa menembus tulang. Tak cukup 5 menit kami di puncak kami segerah berlari turun ke tenda. Untuk berteduh dari derasnya hujan tetapi tak jauh dari puncak hujan meredah tetapi kami tak kembali ke puncak dikarnakan seluruh pakaian kami basah. Sesampai di tenda kami pecking membereskan barang-barang dan kembali pulang dengan segera pada pukul 10.17 tak lupa foto-foto bro,,,,.

Sekitar 2 jam kami berjalan ke bawah pura pasar agung dan kami tiba di plataran parkir  sekitar jam 12.29 kembali kami harus menunggu redahnya hujan yang cukup deras, kata jeber “mungkin ada sesuatu sehingga hujan senantiasa menghalangi perjalanan kami” ucapannya membuat saya berpikir hal yang sama karna sebelum kami naik ke atas sangat banyak turis yang naik terlebih dahulu. Setelah reda kami melanjutkan perjalanan pulang sekitar jam 13.22, tujuan kami kali ini adalah rumah orang tua jeber buat bersih-bersih di sungai samping rumahnya. Setelah bersih kami kembali ke rumah jeber sambil minum kopi lagi-lagi hujan turun tapi hanya sesaat. Jam 16.57 kami kembali ke dempasar yaitu kost-kosan jeber. disana sudah ada pacar jeber yang menunggu kami, dengan segera kami lalu menyimpan peralatan dan kembali bersih-bersih. Malam pun kami lalui dengan nyaman dan tidur beralaskan kasur (Asik Ee’)

Pagi hari tanggal tanggal 12-07-2011, bangun kemudian mencuci semua pakaian yang saya pakai selama expedisi, sungguh pekerjaan yang melelahkan. Sekitar jam 13.00 saya pergi ke pasar sukawati untuk membeli oleh-oleh buat keluarga, pasar sukawati memang terkenal dengan beraneka ragam pernak pernik khas bali dengan harga yang miring, setelah puas belanja saya kembali ke kost dan istirahat sejenak, malam pun tiba saya diajak bakar ikan oleh jeber dan dian, malam itu sungguh menyenangkan dan sangat berkesan karna malam itu adalah malam terakhir saya di pulau bali.

Esok harinya tanggal 13 saya bergegas bersih-bersih dan mengemas barang kemudian jam 9 saya menuju bandara di antar dengan jeber, karna adanya keterlambatan penerbangan akhirnya pesawat berangkat pukul 11.50 wita. Dan saya sampai di bandara Makassar pada pukul 13.00. tanpa menunggu waktu saya kemudian mencari mobil tujuan palopo tapi sayang kendaraan sangat jarang akibatnya saya mesti menunggu sampai pukul 17.30 dan

Alhamdulillah expedisi saya 3 puncak tiga pulau dalam wild expedition 12 telah berhasil tepat pukul 23.00. saya langsung disambut dengan senyuman manis anak saya yang berumur 6 bulan,

Posting By:  Ayyung Kpa Garis Palopo

About these ads
Comments
  1. ANNIS says:

    mantappppppppppppp………………kawan lanjutkan trus ……….insya ALLAH nanti kita jalan bareng bravo KPA GARIS PALOPO

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s