Gunung Rantemario 3440 mdpl

Posted: December 31, 2010 in Gunung Sulawesi Selatan

Gunung Rantemario 3440 mdpl

Adalah puncak teringgi di pulau Sulawesi yang pencapai tinggi 3478 mdpl.dengan kordinat 120°01′30″ BT – 03°23′01″ LS.dan berada tepat pada deretan pegunungan latimojonggunung ini tidak terlalu sulit tuk dijangkau hanya butuh 2-3 hari untuk sampai ke puncak. Dari puncak kita dapat melihat pemandangan yang begitu indah sepanjang mata memandang hanya awan yang membentang..,di puncak terdapat sebuah tiang tranggulasi setinggi 1,5 meter terbuat dari beton. jalur menuju puncak ini ada dua : yaitu dari kec,Baraka kab, enrekang dan kec.latimojong kab, luwu.

Masih banyak orang yang dapat membedakan antara Gunung Rantemario 3440 mdpl dengan Gunung latimojong 3305 mdpl, sebenarnya kedua puncak itu berbeda Gunung Rantemario puncaknya berada pada bagian utara tepatnya di daerah Karangan, Baraka (Kab Enrekang), sedangkan Gunung latimojong berada pada baguan selatan tepatnya di daerah Tibussan (kab. Luwu), keduanya adalah puncak tertinggi di Pegunungan Latimojong, ini juga di sebabkan banyaknya data-data yang kurang akurat yang tersebar, di tambah pengetahuan si pembaca yang tak mengetahui perbedaan antara Gunung dan Pegunungan. Pegunungan ini membujur dari Barat ke timur, dan melintang dari Utara ke Selatan. Konon kabarnya pegunungan ini merupakan tempat asal usul dari nenek moyang orang Enrekang, Toraja, Luwu dan Bone. Sedangkan saat ini yang mendominasi daerah Baraka hingga dusun terakhir Karangan adalah orang suku Duri yang berbicara dengan bahasa Duri. Berikut adalah urutan puncak-puncak pegunungan latimojong

Gunung Rantemario Peg. latimojong 3478 MDPL adalah salah satuh puncak dari beberapa puncak di pegunungan latimojong gunung Rantemario Latimojong merupakan puncak tertinggi Se-Sulawesi yang mencapai ketinggian 3440mdpl. Gunung Rante Mario juga merupakan salah satuh gunung tersulit  di Sulawesi selatan menurut data kami, dikarnakan cuaca dan iklim yang sangat dingin apabila anda ingin menginap di puncak,

Sumber mata pencaharian penduduk di daerah perdusunan Pegunungan Latimojong adalah bertani kopi. Curah hujan rata-rata adalah 94,6 mm/tahun. Musim pendakian yang paling baik adalah dari Bulan July hingga Agustus. Anoa masih banyak terdapat di pegunungan ini, meskipun sudah dilindungi karena jumlahnya yang mulai berkurang, akan tetapi pemburuan ilegal masih terus berlangsung, baik oleh penduduk lokal maupun pendatang yang sengaja datang untuk berburu.

Rute Pendakian :

Jalur akses yang umum dipakai adalah dari kecamatan Baraka, Baraka ini bisa dicapai dari arah Makassar atau Tana Toraja dengan menumpang bis dan turun di Cakke. Kemudian dilanjutkan dengan menumpang angkutan lokal ke Baraka.

Baraka – Karangan

Dari Baraka ke Karangan bisa ditempuh dengan mobil sejenis Hartop atau Truk  Angkutan ini hanya ada pada hari pasar Baraka yaitu hari Senin dan Kamis. Angkutan lain adalah Ojek dan kita akan diantar langsung ke Karangan hanya saja cukup, sebelum tiba di Karangan ada akan melewati beberapa desa atau dusun ( Karuaja, Agin-agin Rante Lemo dll)

Dusun Karangan – Pos 1

Jalur trekking dari Karangan menuju pos 1 dimulai dengan mengikuti aliran sungai Salu Karangan kemudian menyeberangi sebuah jembatan batang pohon dan menanjak naik dengan kemiringan 50-70 derajat. Keadaan jalur hingga ke Pos 1 ini banyak sekali jalan bercabangnya, yang merupakan jalur pemburu dan penebang kayu. Pos 1 ini bernama Buntu Kaciling dan berada diketinggian 1800m d.p.l dan merupakan sebuah areal terbuka seukuran 4 meter persegi disini tidak ada sumber mata air.

Pos 1 – Pos 2

Menuju Pos 2 dari pos 1 jalur trek akan bervariasi yaitu mendaki dan menurun serta melipiri tepi jurang. Mendekati pos 2 rute jalannya akan menurun karena pos 2 berada disebuah lembah ditepi sungai yang mengalir besar. Pos 2 ini berupa sebuah areal dibawah tebing batu seukuran 4 meter persegi. Sumber air melimpah disini dan sangat dekat dari areal camp. Pos 2 berada diketinggian 1800m d.p.l dan pos 2 ini disebut juga dengan nama Goa Sarung Pakpak. Waktu tempuh dari pos 1 adalah 1 jam 45 menit. Pos 2 biasanya dijadikan tempat bermalam oleh pendaki.

Pos 2 – Pos 3

Menuju Pos 3 yang bernama Lantang Nase rutenya adalah tanjakan terjal 80 derajat dan ini akan ditempuh terus selama 1 jam perjalanan. Tanajakan ini tanpa bonus jalan mendatar dan sangat berbahaya jika lengah dengan keseimbangan bisa terjungkal kebelakang. Pos 3 ini berupa sebuah daerah datar seukuran 5 meter persegi serta tidak ada sumber airnya dan berada pada ketinggian 1940m d.p.l

Pos 3 – Pos 4

Rute menuju Buntu Lebu atau Pos 4 ini dari Pos 3 masih mempunyai kemiringan 60 – 70 derajat dengan sesekali bonus jalan mendatar. Pos 4 berada diketinggian 2140m d.p.l dan merupakan sebuah areal datar ukuran 6 meter persegi. Tertutup pepohonan dan tidak mempunyai sumber air. Waktu tempuh dari pos 3 adalah 45 menit.

Pos 4 – Pos 5

Pos 5 atau dikenal juga dengan sebutan Soloh Tama, merupakan sebuah daerah datar yang luar dan bisa menampung paling tidak 10 tenda. Daerah ini sedikit terbuka dan terletak disisi sebuah punggungan dengan ketinggian 2670 m d.p.l dan waktu tempuh dari pos 4 adalah 1 jam 30 menit. Disini terdapat sumber air berupa sebuah sungai yang berjarak kira-kira 100 meter menurun kelembah. Tempat ini juga biasanya dijadikan tempat bermalam oleh pendaki.dari sini kita sudah dapat melihat puncak Rantemario dari kejauhan apabila cuaca cerah

Pos 5 – Pos 6

Pos 6 merupakan sebuah daerah datar ukuran 3×6 meter dan mempunyai ketinggian 2780 m d.p.l jarak tempuh dari pos 5 sekitar 40 menit. Dari pos ini sudah terlihat jelas jejeran pegunungan Latimojong serta Buntu Dea dari kejauhan. Disini tidak terdapat sumber mata air.

Pos 6 – Pos 7

Jarak tempuh dari pos 6 ke pos 7 adalah 1 jam 30 menit. Sepanjang rute menuju pos 7 jalan setapaknya sudah terbuka dan hamparan jejeran penggunungan Latimojong jelas terlihat. Pos 7 berada pada ketinggian 3100m d.p.l pos ini dikenal juga dengan nama Kolong Buntu. Pemandangan sangat indah dari pos ini. Di pos ini juga terdapat sebuah sumber mata air berupa sungai kecil jernih dan sebuah kolam besar dibawahnya. Jarak dari lokasi camp sekitar 15 meter.

Pos 7 – Pertigaan

Perapatan adalah sebuah medan terbuka yang cukup luas disini kita menemukan jalan kekiri ke puncak Rante Mario, kanan ujung 30° adalah kepuncak Nenemori dan kanan 90° adalah jalan turun ke Palopo. Sebelum mencapai perapatan ini kita akan bertemu dengan jalan bercabang yaitu kekanan ke puncak antene (antene komunikasi ABRI yang tidak terpakai lagi), dan kekiri ke Perapatan. Waktu tempuh dari pos 7 adalah 20 menit, dengan ketinggian 3300m d.p.l dan tidak ada sumber air disini.

Perapatan (lapangan)– Puncak Rante Mario

Dari perapatan menuju puncak rante Mario 3430m d.p.l rutenya mendatar dengan sesekali tanjakan 30 derajat. Melewati jalan terbuka yang luas terdapat dua jalur yaitu kekiri jalur normal dan kekanan jalur potong. Kedua jalur tersebut bertemu kembali sebelum mencapai puncak. Dipuncak terdapat tiang Triangulasi yang di buat oleh mapala 45 terbuat dari beton setinggi 1,5M

Seven Summits Latimojong, (312) Trianggulasi Latimojong

Saran :

  • Jangan terlalu Santai dalam Perjalannan usahakan untuk terus berjalan (pada ketinggian lebih dari 3000 mdpl)
  • Membawa tenda khusus (tenda badai )
  • Usahakan memakai kompor teranggia (Gas dapat mengalami Kebuntuan )
  • Membawa masing-masing sleeping bag
  • Membawa air dari pos7 atau Kolam persimpangan Nenemori Latimojong
  • Usahakan berjalan di pagi hari dan ngecamp sebelum sore hari karna cuaca dapat berubah setiap saat.

Itulah beberapa data yang kami ketahui tentang Gunung Sojol 3025 mdpl , semoga bermanfaat bagi kita semua. Makasih

Comments
  1. petualang says:

    jalur ridge pos 7 ke Nenebori msh terbuka nda, gan?

  2. pecinta alam says:

    gan, minta saran lebih lanjut dong, sama budget perlu brp kira2 buat kesana ya? haha trims yo. Kalo gak email lgsung aja faiz@djafri.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s