Kota Misteri Wentira (PALU)

Posted: February 1, 2011 in Misteri Indonesia

Mungkin nama ‘Wentira’ di kota-kota lain dianggap biasa, namun berbeda hal nya apabila nama ini di dengar oleh masyarakat yang berada di Pulau Sulawesi Tengah.

Wentira merupakan lokasi yang berada di Kebun Kopi (lintas Trans-Sulawesi). Wentira sendiri menurut beberapa kesaksian orang-orang yang mengaku pernah ke sana mengatakan kalau Wentira merupakan suatu kota yang sangat teramat indah dengan ciri khas warna kuning.

Namun yang sebenarnya sesuai dengan yang saya lihat langsung, Wentira sebenarnya hanya daerah berhutan lebat, jauh dari mana-mana, di antara Palu-Parigi, di lintas jalan yang disebut orang sebagai Trans-Sulawesi. Pohon-pohon raksasa tumbuh di pinggir jalan, dengan bentuk batang besar, putih, cenderung lurus, menjulang sangat tinggi seakan ingin menggapai langit. Batang pohon itu begitu lurus, dan baru di bagian sangat atas di ketinggian, tumbuh dahan dan cabangnya dengan daun-daun yang menjadi sangat kecil-kecil kalau dilihat dari bawah. Konon, tak ada seorang pun berani menebang pohon seperti itu.

Sebenarnya banyak sekali kesaksian-kesaksian dari orang-orant yang mengaku pernah jalan-jalan ke Wentira, misalnya salah satu contoh yang paling terbaru yang saya dengar adalah ada seseorang yang memesan sebuah mobil BMW i series warna kuning dengan memberikan alamat “WENTIRA”.
Dan hebohnya, yang memesan itu adalah “seorang pria tua” tanpa ada
keanehan sama sekali menurut sales promotion perusahaan tersebut.

lalu setelah di mobil tersebut di antar, ternyata tempat yang mereka datangi hanyalah hutan lebat.
Banyak juga warga di sekitar Wentira mengatakan, apabila ada kendaraan lewat daerah tersebut harus membunyikan klakson 3X agar perjalanan mereka lancar sampai tujuan.

Ada juga cerita yang lebih para dari kisah wentira : Suatu hari di Pulau kalimantan ada sebuah tebing yang penuh dengan sarang burung walet tetapi tak seorang pun yang bisa memanjatnya, pada suatu ketika ada seorang pemuda dengan santai memanjat tebing itu meski tampa pengaman, melihat aksi dari pemuda itu warga serompak terkejut ketika turun para warga datang bertanya kepada pemuda itu karna wajahnya agak asing di mata warga, ketika para penduduk bertanya dari mana dia berasal, lalu pemuda itu menjawab dengan lantang ” saya dari Kota Wentira Palu” tak lama kemudian pemuda itu hilang di kerumunan warga, (Cerita Pak Sappam SekolahQ), dari cerita di atas warga wentira juga sering berkelana dan mengembangkan kotanya dan menurut perkiraan kami Wentira telah berkembang sampai di Mamuju (sul-bar), Mekongga (sul-tra) dan bisa saja sampai di Kalimantan

Walaupun cerita ini seperti tak mungkin, namun saya sarankan agar kalian jalan-jalan untuk melihat langsung lokasi dari Wentira ini

Cerita mengenai keberadaa komunitas “jin” Uwentira beredar cukup santer di kalangan masyarakat Palu. Mendengar kata Uwentira atau Wentira, mereka merujuk pada cerita, kisah maupun mitos soal keberadaan komunitas yang tak kasat mata ini. Hanya sedikit orang yang bisa melihatnya bahkan bisa berkomunikasi dengan warga Uwentira yang sering muncul bahkan di pasar-pasar di Palu dan sekitarnya. Kawasan Wentira ini oleh kalangan paranormal di Indonesia, memang dikenal sebagai salah satu wilayah paling angker di seluruh pelosok nusantara
Demi menjawab rasa penasaran banyak pengunjung, saya ingin membagikan cerita 3 teman saya berikut ini. Kebetulan mereka saya kenal karena bertemu langsung.

1. Cerita Sulwan Dase
To Wentira (ditulis Uwentira), demikian masyarakat Palu menyebut komunitas ini. Terletak disebuah kawasan yang bernama Wentira. Orang Toraja kuno menyebutnya To Wae Ntira. Menurut beberapa kawan menceritakan pengalaman mereka saat bertemu dgn orang2 To Wentira. Katanya, kita seolah-olah terombang-ambing diantara dunia nyata dan dunia maya, rasionalitas, dan supranatural. Bingung bercampur takjub. Antara percaya dan tidak percaya.

Menurut mereka yang pernah ke “Kota Wentira”, kota itu sangat modern, dgn peradabana yang sangat luar biasa. Semua jenis kendaraan ada disana (termasuk MRT). Masyarakatnya makmur dan serba berada. Yang menjadi persoalan adalah, pintu masuk ke kota tsb. Hampir tak satu orang pun bisa menjelaskn secara pasti lokasi jalan masuk. beberapa menjelaskna bhw pintu masuk dgn kendaraan roda dua dan mobil adalah melalui sebuah jembatan beratap. Jembatan ini sebenarnya menjembatani sebuah sungai yg membentang. Secara logika, bila kita masuk ke ujung satu pastilah bisa tiba di ujung satunya. Namun keanehan terjadi. Kadang2 ketika sebuah mobil memasuki ujung jembatan, mobil itu tdk pernah lagi keluar di ujung satunya. Beberapa hari kemudian, barlah pengendara mobil itu bercerita bhw mereka baru saja pulang dari Kota Wentira, di mana segala sesuatunya ada disana.

Wow…persoalannya, di bagian mana dari jembatan itu yg menjadi pintu masuknya? Sebab mobil tsb ketika memasuki jembatan, menghilang begitu saja dari pandangan mata….Sewaktu saya bertanya kepada beberap kawan yg pernah kesana, mengatakan, tempat itu sangat luar biasa. Namun tdk ada lagi yg berani kesana…

2. Cerita LES Kala’tiku
Saya ingat suatu kejadian aneh yang saya dengar dari bapak saya sendiri. Waktu itu Bapak mempunyai proyek di daerah lokasi wentira. niatnya sih jalan2 di jembatan itu tapi pas memasuki mulut jembatan menurut teman proyeknya mobil truk yang pakai teman saya dan supirnya tiba2 hilang seakan2 di telan oleh jembatan itu. terus terang ini tidak masuk di akal tapi kenyataan terjadi. tapi sayang teman kantor sya ini tidak mau menceritakannya pak jadi jujur saya juga jadi penasaran dengan cerita teman saya yang katanya kota itu luar biasa modern. yah antara kenyataan dan fiksi….jadi bingung

3. Kesaksian PS Patandung
To wentira menurut orang Kaili (Suku asli di Sulteng) ada di sekitar kebun kopi ( Jl poros tawaeli – Toboli ) di jalan poros tersebut ada satu jembatan yang masih ada sampai sekarang. Konon katanya, masih buatan Belanda. Di sampingnya ada satu jembatan jembatan beton yang digunakan konon tahun 1980-an setiap kendaraan yg lewat wajib memberi kode lampu atau setidaknya klakson sebagai tanda permisi mau lewat.

Saya sudah beberapa kali melewati kawasan Kebun Kopi yang disebut-sebut dua teman terakhir ini. Kawasan ini dikenal cukup berat, menanjak dengan kemiringan tajam. Belum lagi sering terjadi longsong. Jembatan itu masih ada, dan bahkan sekarang ada sebuah tugu berwarna kuning bertuliskan NGAPA UWENTIRA. Ngapa dalam bahasa Kaili berarti Kampung,Negeri atau Kota. Uwentira berarti tidak kasat mata. Jadi NGAPA UWENTIA berarti Kota UWENTIRA.
Bagaimana ciri-ciri fisik warga Uwentira, apakah bedanya dengan manusia seperti kita? Nantikan kisah berikutnya.

Kisah Wentira : Kisah berikut agaknya sejalan dengan cerita yang saya dapatkan dari beberapa sumber di Palu maupun di luar Palu. Warga Wentira tidak punya garis pemisah diatas tengah bibir, seperti layaknya manusia normal.

Menurut keyakinan masyarakat setempat, yang disebut kawasan Wentira atau Uwentira adalah wilayah yang sekarang dikenal sebagai kawasan kebun kopi, di jalan Trans Sulawesi poros Sulawesi Selatan – Sulawesi Tengah. Di sekitar sana tidak ada pemukiman penduduk hanya pohon-pohon yang menjulang tinggi berwarna keputih-putihan ditandai dengan sebuah jembatan yang konon hanya orang yang mampu melihat hal-hal gaib-lah yang bisa melihat kalau ternyata jembatan itu juga merupakan pintu gerbang untuk masuk ke Kerajaan mistis Wentira.

Seseorang, dengan identitas seleb_celebes
memposting cerita ini di sebuah forum. Berikut kisahnya.
Untuk masuk ke Wentira, tidak boleh sembarangan, hanya yang dikehendaki dan diizinkan oleh penghuni Wentira yang boleh masuk. Nah, paman teman saya ini termasuk orang yang diizinkan, karena dia melakukan ritual-ritual ditemani oleh orang2 pintar di sekitar daerah itu. Sementara kalau orang yang dikehendaki biasanya orang yang katanya kalau lewat tidak permisi (kulo nowon) dulu, lewat dengan sombongnya, dan biasanya yang seperti ini tidak pernah lagi kembali keluar. Pernah ada kejadian mobil melintas di tengah jembatan tetapi sebelum sampai diujung jembatan sudah keburu menghilang, kata penduduk skitar masuk kedalam Wentira.

Menurut cerita paman teman saya itu alam di dalam Wentira didominasi warna kuning keemasan dimana penghuninya hidup sangat sejahtera dan tidak ada yang miskin, kehidupan disana laiknya kehidupan normal, semua ada baik gedung, kendaraan dll tapi semuanya serba mewah.

Menurut cerita orang-orang di sekitar pegunungan Sulawesi Tengah yang katanya juga masuk kedalam area Wentira, kadang-kadang ada penghuni Wentira yang keluar untuk berbelanja di pasar-pasar tradisional, ciri-cirinya yang utama adalah tidak ada garis pemisah diatas tengah bibir seperti layaknya manusia normal, kalau mereka muncul tetap dilayani tetapi tidak ada yang berani mengganggu.

Sumber:http://www.bismania.com

WENTIRA

SESEORANG yang mengaku baru pulang dari tanah paling suci tiba-tiba muncul di kantor Andy. Dengan tutur kata memikat tiada tara yang membuat semua lawan bicara kehilangan kata-kata, ia meminta Andy untuk mengunjungi Wentira, daerah yang dipastikan bakal membuatnya jatuh cinta.

Anda boleh percaya atau tidak, tetapi hampir semua orang di wilayah Palu, Parigi, termasuk kabupaten baru bernama Parimot (Parigi Motong), tempat dalam lintas daerah-daerah tersebut Wentira berada, percaya bahwa kisah ini benar-benar terjadi. Mereka percaya, Wentira, daerah paling wingit di wilayah setempat -sebagaimana beberapa kali pernah terjadi- lagi-lagi mengirimkan makhluknya muncul dari alam maya, dan kali ini yang disatroni rupanya Andy, seorang arsitek, urban designer atau perencana kota yang dikenal dengan proyek-proyeknya yang modern.

Wentira sebenarnya hanya daerah berhutan lebat, jauh dari mana-mana, di antara Palu-Parigi, di lintas jalan yang disebut orang sebagai Trans-Sulawesi. Pohon-pohon raksasa tumbuh di pinggir jalan, dengan bentuk batang besar, putih, cenderung lurus, menjulang sangat tinggi seakan ingin menggapai langit. Batang pohon itu begitu lurus, dan baru di bagian sangat atas di ketinggian, tumbuh dahan dan cabangnya dengan daun-daun yang menjadi sangat kecil-kecil kalau dilihat dari bawah. Konon, tak ada seorang pun berani menebang pohon seperti itu.

Di antara kesenyapan hutan, rimbunnya semak-semak di pinggir jalan, terdapat jembatan tak seberapa besar. Persis jembatan berikut jurang dan ngarai tajam di sekitar situlah dipercaya orang sebagai “pusat Wentira”, negeri jin dan para lelembut, yang lewat berbagai cerita, dikatakan penghuninya sering keluar dari dunia mayanya, masuk dan menyatu dalam kehidupan manusia sehari-hari.

“Wentira…” Orang terkesiap ketika Andy menunjukkan kartu nama, yang memang tertulis “Wentira” sebagai alamat si empunya nama. Semua orang yang mengenal Wentira termangu-mangu, merinding mendengar cerita Andy yang begitu yakin, bahwa dia bukan saja berhubungan langsung dengan orang yang mengaku dari Wentira, tetapi beberapa kali ia mengunjung Wentira, tinggal di sana beberapa waktu, bahkan telah menyelesaikan proyek yang tiada terkira artinya baginya.

“Tahukah Mas Andy apa itu Wentira?”

“Ya, saya tidak mengira bahwa di Palu ada daerah seramai dan semodern itu,” kata Andy.

Mati, Mas Andy telah percaya pada eksistensi dunia maya sebagai benar-benar ada, tangible seperti kartu nama yang dipegangnya. Lanjut Andy, seperti mimpi, “Tak ada dalam bayangan saya, bahwa saya bakal bisa menjumpai kota abad 21 seperti Paris-La Defense di situ. Taman kotanya mengingatkan saya pada Parc Culturel Urbain de la Villette, dengan monumen berupa tangga merah melingkar yang oleh orang sana disebut Folies. Sejarah masa depan arsitektur seakan telah dimulai dari situ, dalam bentuk arsitektur virtual, arsitektur maya, sesuatu yang hanya dimungkinkan perencanaannya setelah kemajuan proses komputer…”

Pendengarnya takjub, sekaligus makin tidak paham. Mereka geleng-geleng kepala. “Anak ini benar-benar telah dibawa jin ke Wentira…”

BEGITULAH, konon orang yang mengaku baru pulang dari tanah paling suci tadi, meminta Andy untuk datang ke Wentira, untuk membangunkan rumah baru baginya.

“Saya tidak pernah membangun rumah tinggal pribadi Pak…,” kata Andy sopan, menolak secara halus tawaran orang itu.

“Tapi Pak Andy arsitek?”

“Ya, tetapi kegiatan saya lebih banyak pada perencanaan kota,” ujarnya. Ia ingin menerangkan lebih lanjut, bahwa dia adalah urban designer, dengan proyek-proyek begitu luas lingkupnya, dari penataan kembali ruang kumuh bagi masyarakat miskin sampai pembangunan kota modern untuk lokasi perkantoran dan bangunan-bangunan komersial, tetapi ia pikir itu semua kurang ada gunanya.

Yang diajaknya bicara, tersenyum arif. “Kalau begitu tidak apa-apa. Pak Andy tidak perlu merasa punya beban atas permintaan saya. Saya selalu merasa, bisa berkenalan dengan seseorang saja sudah suatu berkah, melebihi apa saja, apalagi hanya dibanding rumah. Oleh karenanya saya akan mengundang Pak Andy ke Wentira saja. Nanti seseorang akan menyediakan tiket. Pak Andy bisa berangkat kapan saja, pokoknya tinggal beri tahu kami, dan nanti kami akan menjemput di airport. Belum pernah kan, ke Wentira? Anggaplah ini hanya ajakan berpiknik dan berteman, tidak ada yang lain…,” ucap tamunya santun.

Andy yang halus perasaannya, tidak berkutik. Dia tarmangu-mangu memandang tamunya yang datang seperti angin, dan berlalu sebagai angin pula. Langkahnya begitu ringan seperti rase terbang. Bau tubuh yang ditinggalkannya adalah wangi hutan ketika dunia -dalam bahasa Andy sendiri-masih terjaga oleh matriks pusat-pusat kosmos yang sakral. Ia teringat aurora alam yang membesarkan dirinya, berupa candi-candi yang sebenarnya merupakan Mehru -pusat kosmos yang merupakan sumbu bumi yang menjulang ke atas menggapai surga tertinggi. Pesan hidup seperti itulah yang telah membawanya menjadi seorang arsitek, yang urusannya kemudian bukan membangun rumah, melainkan ingin membawa manusia menuju ke kemuliannya lewat lingkungan yang terjaga keseimbangan kosmosnya.

Mendadak dia menangkap suatu hawa yang seakan menyedotnya untuk segera hadir di Wentira. Entah nyata atau tidak ini semua, ia sendiri merasa datang ke Wentira dengan naik pesawat dengan tiket yang sudah disediakan, dan di airport sudah tersedia mobil bagus barikut sopir menjemputnya.

Pengalaman berikutnya dirasakannya sebagai mimpi. Ia nyaris tak mempercayai penglihatannya, bahwa Wentira adalah daerah ultra modern yang padanannya hanya bisa dia dapat pada referensi baik ketika ia sekolah mengenai sejarah urban dan desain di Wisconsin, Amerika, ataupun pada perencanaan urban dan regional di Glasgow, Inggris.

Dia melihat piramid kaca dengan konstruksi besi yang dibangun dengan berani dan manis, sebagai bagian pintu masuk dari bangunan besar yang kata si sopir, tempat menyimpan barang-barang berharga, dari patung Medusa karya Gericault, sampai ke maket sebuah museum di Berlin karya Daniel Libeskind yang merupakan tonggak bangunan paska-modernisme. Seketika Andy merasa kecil, dan menyesali belaka atas impresi yang hendak ia tunjukkan pada tamu yang telah mengundangnya ke Wentira ini.

“Siapa sebenarnya dia? Dan daerah apa pula ini?” kata Andy dalam hati.

Tempat tinggal orang yang mengundangnya itu sendiri berupa bangunan dengan facade boleh dikata terdiri hanya dari tiga elemen: kaca, besi, dan sesuatu yang serba putih, entah apa materinya, ia kurang mengenalinya. Sepintas ia teringat Georges Pompidou Centre di Paris. “Semua bentuk ini mengambil primary form. Ia mengonsepkan bangunan ini dalam era modernisme,” ucap Andy, lagi-lagi hanya dalam hati. Ia mengamati segalanya dengan gumun. Bisiknya, “Benar, primary form. Yang ada hanya bentuk kotak-kotak seperti lukisan Picasso, serta warna-warna dasar seperti dipakai Mondrian.”

Pikirannya masih melayang ke mana-mana, ketika dia dikejutkan oleh sambutan tuan rumah yang luar biasa hangat.

“Sampai juga kan, di sini. Jangan merasa sebagai tamu, dan jangan sungkan untuk menunjuk atau melakukan apa saja yang Pak Andy suka,” kata si tuan rumah. Di rumah yang seperti “miniatur Georges Pompidou Centre’ ini rupanya tinggal keluarga besar. Tuan rumah mengenalkan istri, anak, saudara istri, keponakan, dan lain-lain yang sulit diingat Andy satu-persatu. Yang jelas, wajah mereka tampan-tampan dan cantik-cantik.

Ia dijamu berbagai makanan, yang katanya merupakan makanan khas setempat. Ada sup sumsum sapi yang bernama kaledo, minuman yang sangat mengesankan rasanya, disajikan dalam keadaan hangat, bernama saraba, dan lain-lain. Belum lagi lobsternya, yang terasa tak ada duanya. Benar-benar santapan raja. Berangsur-angsur Andy merasa betah. Ada proses sedemikian rupa yang tidak dia pahami, dimana dia kemudian merasa seperti di rumah sendiri.

Pagi hari, seiring sarapan, kepadanya disajikan juice buah-buahan seperti wortel, jeruk, yang kesegaran buah-buahannya lagi-lagi mengingatkannya ketika dia bersekolah di Amerika dan Inggris. Akhirnya, dia tak bertanya-tanya lagi, di mana dia ini sebenarnya. Ia hanya tahu, ini Wentira -sebuah daerah ultra modern yang untuk sebagian orang barangkali hanya dianggap mimpi. Dia menerima Wentira dengan segenap jiwa, menerimanya sebagaimana adanya…

DUNIA wadag manusia dan dunia maya entah alam mana, gagasan paling scientific dan mimpi, bertaut-taut menjadi satu. Para staf dan pegawainya di kantor agak heran setiap kali “bos”-nya itu memberi briefing mengenai proyek di Wentira. Tidak seperti pada proyek-proyek yang lain, setiap kali bicara mengenai Wentira, si bos berubah menjadi pendongeng, dengan dongeng yang memukau. Sampai-sampai, staf andalannya, arsitek wanita paling cantik sekantor, mengaku terbawa mimpi tentang Wentira.

“Pak, saya ingin ikut ke Wentira, menginap di sana,” kata staf tersebut.

“Hush…,” Andy menukas.

Sekian waktu kemudian proyek tersebut terselesaikan. Ketika ia menyerahkan bangunan yang telah selesai kepada pemesannya, sebenarnya Andy masih ditahan untuk tidak meninggalkan Wentira. Diam-diam, keluarga besar itu ingin menjodohkan Andy dengan putri setempat, salah satu kerabat mereka, yang belum menikah.

“Dia cantik, seperti bintang film Maggie Cheung,” katanya. “Namun saya tidak tertarik, karena wanita semacam itu terkesan galak di mata saya. Suka menggampar, menyiram air ke muka orang, bahkan seperti dalam film, diceritakan dia hendak membunuh raja. Saya tidak suka wanita yang galak. Saya mencari wanita yang romantis…,” kenang Andy sambil tertawa.

“Untung Mas Andy tidak mau dijodohkan di situ. Kalau mau, Mas Andy tidak akan pernah kembali ke dunia nyata,” komentar orang yang mendengar ceritanya.

Semua orang menganggap, dunia yang diceritakan Andy adalah dunia gaib, dunia alam maya yang tidak ada di dunia nyata. Sebaliknya, Andy percaya sepenuhnya, bahwa Wentira adalah dunia nyata, bahkan sampai “Maggie Cheung” tadi pun benar-benar ada…

Comments
  1. pingin ke uwentira says:

    iih……….. sereeeeeeeem,
    kok jd pingin ya kesana *-*

  2. Dedi says:

    Jd penasaran, pengen liat kesana. . .

    • latimojong says:

      masih jarang ya pernah liat bang,, tapi di yakini bahwa wentira itu ada, saya baru dapat info baru lagi tapi saya takut buat posting ke web,,, jangan sampai ada imbasnya buat saya

  3. daren says:

    Cerita yg menarik, bs dijadikan referensi bagi para petualang2 sejati. Mungkin jg saya ?!

  4. adi says:

    nice post,,
    tolong di post saja bang cerita terbarunya.. jd penasaran nich..:)

  5. Punta says:

    Wah klo bleh mnta posting’y donk d krim k email. jd pnasaran! syang wktu k palu g mampir k wentira.

  6. eflin says:

    Bisa bagi info bagaimana caranya masuk ke uwentira???? Pleaseee

  7. idrus says:

    wallahu’alam

  8. eflin says:

    Pasti balik lagi kan klo udah masuk???
    ‎​=))ђέέ..:D..ђέέ ,…

  9. TIRTAWANA says:

    SALAM RIMBA DARI IWAN JENGGOT..MPL KUMTAPALA.

  10. chemenk says:

    wah… jdi pengen tau….tentang Negri Wentira yg hilang

  11. i ismail says:

    salam kenal pak. sy sudah sejak 17 tahun yg lalu, sudah dengar ini tampat dari saudara sy asal palu. pengen juga sih main kewentira. mudahmudahan adalangkah rezeki. salam rimba juga…………………………,au woooooooooooooooooooooooooooooook! bsa juga jadi tarzan x.

  12. idha says:

    wentira it keren kok . .
    cuma harus hati hati . . . :)

  13. lucky says:

    wow….keren wentira…..i like it…….
    my adventure…….

  14. Akhir says:

    Kereeennnn..boleh tuh dikunjungin….

  15. cherry says:

    biiiich seramnyaaaaaaaaaaa ……..

  16. yudi says:

    wew jadi pnasaran juga mau k’sna ,,,,,

    gak jauh”amat ma kota gua….
    kota gua juga d’palu….kan gak lma untuk perjalanan ke sna,,,,

    cuman yach agak tkut sich

  17. latimojong says:

    kami sudah mendapatkan data terbaru dari kota wentira,,tunggu aja postingnya

  18. farid says:

    salam rimba dari anak LPA PUNTANA NTUVU palu. kbtulan kami udah sekali mendirikan tenda diwentira selama 3 hari,pengalaman kami dsana banyak melihat orang orang yg bertapa dipintu masuk wentira…tapi skrg suasananya dah beda dibanding dulu.sewaktu km disana lum ada rumah dan penjual makanan dijembatan wentira..skrg dilokasi jembtn wentira yg konon katanya pintu masuk kekota wentira udah banyak penduduk yg tinggal dsana. by: farid ptn

    • latimojong says:

      sebenarnya saya punya cerita yang lebih menarik lagi tentang wentira tatepi agak takut kalau mau di posting ke internet,, sebenarnya jembatan itu hanyalah pintu pasuknya,, bukan termasuk kota wentira,

  19. PUTRA % BALI says:

    Mat sore semua

    Titip prediksi aja

    Boooom jlur 2.....gk pake lama

  20. iing says:

    wow keren banget… kayak nya buku agenda bakal nambah petualangan yang baru nih? asyyiiikkk ^__^

  21. Pardicukup says:

    ijin menyimak bro.

  22. Onni Susan says:

    terkesan membacanya, baru kali ini sy tahu yg namanya wentira. Thanks for sharing

  23. varen says:

    wahh mending jgn deh konon menurut cerita d’sana sarang’x jin banyak warga palu yg ogah ngelintas d’Uwintira klo g kepepet ..,!

  24. mas indra sumanto says:

    mau donk jln2 ke wentira

  25. seremb… antara percaya & tdk … krna bgtu mnakjubkan…

  26. Diddy says:

    Salam lestari…

    Wah jadi pengen ke palu lagi nih,
    pdhl awal desember 2011 kmrn sempat berkunjung ke palu, tp tau info ttg Wentira baru sekarang.
    :)

  27. Heriansyah says:

    Subhanallah, Walhamdulillah, Walailahaillallah Wallahuakbar, Lahaulawalakuataillabillahilaliyilazim….

  28. sekar says:

    pengen bgt prg ksn syngx ngga ad waktu pdhl deetan lgi sulsel n sulteng…:(

  29. puspapuspita says:

    eritanya sangat menarik, saya suka :)

  30. latimojong says:

    makasih atas kunjungannya

  31. dewi dian gita says:

    s4l4m r1mb4..jd pen4s4r4n pengen ksn4..

  32. jeung Tini says:

    wew…………….. mantab gannnnnnnnnnnnnnn………………… *thumbs up deuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh :D

  33. fauzy says:

    yang saya tau sih wentira itu mempunyai banyak pintu yang semakin tinggi. dan jembatan yang semuanya terbuat dari perak.kota yang paling megah di antara kota2 lain di dunia.

  34. Ah!! bikin takut sj, tapi itu benar ya??

  35. tegarpalu says:

    oia,, andi itu emang ada??? atau hanya karakter yang dibuat penulis…
    sy terkesan dengan ceritanya… makasih ya.. soalnya udah lama gak balik ke palu.. heheh

  36. wuahhh sangat mengagumkan, betapa agungnya tuhan menciptakan segala sesuatu di dunia ini
    boleh sy jalan jalan ke kota wentira?????
    sy jadi penasaran buangedhhh nie………..
    warga wentira hub sy ya di 085256578172

  37. galih raka says:

    waw keren………..

  38. Sky99 says:

    Kisah lainnya…. disaat kerusuhan poso, kerajaan wentira menurunkan pasukannya untuk membantu umat muslim untuk mempertahankan kota poso

  39. 10102010 says:

    waw ble gk saya ingin mengetahui lebih dalamnya lagi tentang wentira………
    kalaw boleh hub aku yach di 087845185008……
    ku tunggu yach…………..

    thank’z………….!!!!!!!!!!!!!!!!!

  40. Nhiiecha..! says:

    # hemmmmbbt’
    ternyata Memang adaa,setiap Lewat d.kebun Kopy Jga Biasa Merinding Leah!!

  41. manggepoi says:

    uwentira tidak menakutkan..sama sekali tidak seramm,,mereka bisa bersahabat dengan kita,,datang baik2..mereka sering ke kehidupan nyata kita..
    kejadian nyata 4 bln lalu : seorang warga papua datang ke rumah saya..(entah dr mana seperti di arahkan ke rumah saya..).setelah berkenalan dia mngeluarkan selembar kertas yg ternyata sebuah CEK untuk di cairkan nominalnya 2 Milyar,si Papua rupanya adalah seorang pencari sumbangan di daerah Papua untuk pembangunan mesjid..asli tampa sy rekaysa tertanda BANK UWENTIRA stempelnya..nama pejabatnya Putri Nur Intan (maaf PUANG)..antara percaya ngga percaya oleh org2 tua yg paham di suruh bikin adat..katanya pasti akan cair dananya,tetapi si papua ngga sabar atw mungkin karena takut,karena dalam mimpi wktu tidur di rumah saya di suruh brangkat ke wentira jam 2 shubuh dan dia tidak mw pergi..

    masih ada lagi ..MAU….??

  42. si penjelajah aspal tampa batas says:

    sebenarnya klo dipikir secara logika wenteria tdk berbahaya …. malah sangat menarik kita dapat hdup dengan tenang d sana ….

    tpi kenapa kebanyakan orang yg datang dri sana takut buat kembali ke wenteria … pdahal d sanakan hdupnya lebih sejahtera …
    klo msalah ninggalin keluARGA, kan mudah tinggal bwa keluarga k sna … :D
    hehhehe …..

    saa mau nanya nih …
    mnurut info yg kalian dapat di sana ada nda’ yang beraga islam ….???

    klo memang ada apa salahnya klo kita ngajak seluruh warga bumi buat k sana …. biar makmur smua …
    karna menurut info yg saa dapat kejahatn kriminal jarang terjadi di sana … krna setiap orang yg k sna bkal enggan buat melakukan tindakan yg serono …

    jdi klo smua penduduk bumi k sna kan bakal makmur .. :)

    MAV BROO saa bkan anak pendaki jdi saa pke SALAM BIKER’S

  43. idham_id says:

    jadi pengen kesana

  44. ranran says:

    Kenapa gak pernah ada yang ngambil foto dalam wentira sendiri ? Penasaran isi dalamnya gimana tapi ngeri ngebayanginnya. Nice thread ^^

    • latimojong says:

      mungkin ada sesuatu yang ngk boleh di ketahui orang lain selain wentira

    • fickho,wonosobo,jawa tengah. says:

      mas….
      kata tmen ku..kalo kita masuk ke kota wentira,,
      kta yu ngga sadar….

    • Arin says:

      pernah ada teman kuliah saya jalan-jalan melewati daerah sekitar wentira.
      kemudian mereka singgah di sebuah pondok yang menjual makanan kecil,
      saat itu mereka sempat meminta berfoto bersama dengan penjual tersebut, setelah makan seadanya mereka pun pergi.
      tapi anehnya, beberapa hari kemudian setelah cuci foto, ternyata penjual yang ada di pondok tersebut tidak tampak di foto.
      padahal mereka berfoto bersama.

      ini nyata lho. bukan dibuat2.

      ! salam rimba !

  45. fantrye says:

    wintira………….
    i like it……

  46. fickho,wonosobo,jawa tengah. says:

    ech…. kata orang, kota WENTIRA lebih ramai dari kota NEW YORK?????

  47. fickho,wonosobo,jawa tengah. says:

    and katanya,,,,
    klo kita satu jam disana…
    maka disini sudah 1 minggu…..

  48. ippoy lwk says:

    mas saya mau tanya kalau tempatx RAJA MOILI dimana lokasinya karna saya penasaran karna beliau suka nelpon sama saya,saya tanya alamatx cuman beliau bilang saya raja MOILI siapa tau ada tau ada teman2 tau tempatx tlng dong dikabarin sama saya no hpku 085241117131

  49. obart says:

    salam buat para leluhur yg ada di sana…

  50. Dimas says:

    Paman teman aq pny pngalaman dngn warga uwentira (kota tak kasat mata/tak terlihat).

    Menurut Paman teman aq itu, kota uwentira lebih maju dari kota yang ada dinegara manapun yang ada didunia ini. Gerbang masuk dalam kota yang uwentira terbuat dari emas. Penduduk dalam dunia uwentira pada umumnya selalu berpakayan dengan warnaputih atau kuning. Badan mereka wangi. Menurut Paman teman aq itu, demikian pula buku yg aq baca (judul bukunya : Hiwar Shahafiy ma’a Jiniy Muslim) penghuni kota jin uwentira memiliki perbedaan dngn manusia,yaitu tidak memiliki garis pemisah diatas bibir.

  51. ine-palu says:

    belived or not, tp sebagian besar warga palu percaya kalo wentira itu memang ada ..

  52. Tey Chaan says:

    apa pulau ini benar benar ada mungkin kah bisa di sebut atlantis?

  53. meong says:

    siapa mau ikut saya kesana,,????

  54. Handika Irawan says:

    Jadi mau kesana padahal ga punya uang….
    Kalo bisa nomor telepon orang uwentiranya berapa? Nanti saya tunggu di Bandara Soekarno-Hatta

  55. malem2 pernah lewat kebon kopi..hbis balapan dri poso..wahh liat bayang wanita putih..nahh 1 mobil lsg tobat..baca dzikir mulu hahaha …

  56. Sinchank says:

    Uwentira itu emang nyata…sdh banyak orang sering kesana. Bahkan ada orang dari kota uwentira sering pergi belanja dipasar masomba.

  57. Sinchank says:

    Sorry klw saya komentar. Uwentira itu benar2 nyata. Semua mahluk halus didunia. Berkumpul di kota uwentira… Sy tau sebab sy orang palu…

  58. Ifnur ifan says:

    Klo mau ke sana nti q antar kan asal ttp ingat pd Allah

  59. mael saja says:

    salam rimba..
    sebagai orang palu saya salut sama teman2 yG brniat ingin mengunjungi kota “UWENTIRA”..
    banyak cerita Yg sy dpat dari “UWENTIRA” bahkan ada dari tetngga sy yG hilang dari rumah dan di temukan di sekitar lokasi “UWENTIRA”..
    saat di temukan kondisi fisiknya nya baik tapi semnjak kejadian tersebuat beliau menjadi kurang waras..
    menurut keluarganya itu terjadi di karenakan korban memiliki niat yG kurang baik..

    jadi buat teman2 yG punya niat besar untuk ke t4 tersebut mnding harus berniat yG baik2 aja jgn sampai kejadian yG di alami tetangga sy terulang kembali..

    PA (Penduduk Asli)..

  60. wahyou Rekpala says:

    penasaran gua… pengen liat2 ksana??
    jika kita berniat baik kesana…ykin dan percaya..
    pasti kita di perlihatkan gimana kota uwentira itu secara nyata??

  61. rijali says:

    Hidup rimba….hidup indonesia…….salam rimba…

  62. Rambuallah says:

    Tahukah anda bhw sbagian dari Wrg Pribumi Sulteng (Kaili) ada yg memang sngat pantas memasuki Wil.Wentira ini? Tahukah anda Bhw Konon Bangsa Indonesia ini Lepas dari tangan Penjajah Belanda Krn Wrg Wentira telah ikut berjuang Memerdekakan Kita? Tahukah anda bhw di Ibukota RI ini Komunitas Wentira selalu ada Di Jakarta? Tahukah Anda Identitas Warna dan Tempat Pemujaan Mereka saat ini Jg Msh Eksis? Sy.Brharap Nantinya Anda akan Tahu…Key..

  63. latimojong says:

    makasih infonnya swdr, itu semua menjadi masukan buat saya,,,

  64. ahmad says:

    Sungguh menarik… dari penalaran rasionalitas tentang kota hilang “Wentira” sisi keajaiban Tuhan menciptakan negeri ghaib di bumi Sulawesi ini. Bagi orang yang biasa susah diyakini tapi itulah fakta yang turut saya share di sini. 5 Juli 2010 Silam saya pernah mengunjungi daerah kebun kopi dimana tempat yang dimaksudkan warga setempat sebagai kampung wentira dan sempat berbincang-bincang dengan pemilik toko di ujung jembatan yang dihiasi dengan bendera merah putih dan bendera yang berpadu warna merah kuning dan hijau sebagai simbol daerah wentira. menurut cerita pemilik toko tersebut dua minggu sebelum kedatangan saya di tempat itu, dua orang dari Poso yang akan menuju kota Palu mampir hendak buang air kecil di sungai tersebut namun seketika hilang entah kemana. sungguh cerita yang menakjubkan…. Subehanallah…
    semoga Allah swt selalu melindungi kita. Amin.

  65. Sasuki says:

    Aq Penasaran Dengan Kota Wentira Itu.apakah benar Wentira Itu Kota Yang Sangat Megah..??
    Dan bnyak jg Orang Yg Hidup Disana..??
    Aq Pngen Banget MeLihat Kota T’rsebut Dngan Mata K’paLaQ Sndri.
    HemMz.,

  66. uwentira says:

    saya warga uwentira..

  67. Ismail says:

    Dengan ijin Allah SWT kalau ada kesempatan mudah-mudahan saya bisa berkunjung ke Uwentira dan melihat tempat yg indah yg belum pernah aku lihat sebelumnya, akan tetapi saya tidak ingin tinggal menetap disana karena biar bagaimanapun saya akan tetap merindukan keluarga dan kota kelahiran saya dan tidak ingin pula terlena dengan harta atau kekayaan menurut mitos disana, karena harta dan kekayaan bisa membuat iman kita rapuh, maka dari itu kita harus senantiasa untuk mengingat Allah SWT dan hanya kepada-Nyalah kita menyembah karena tiada tuhan selain Allah SWT, jadi tujuan saya ingin kesana hanya ingin menghilangkan rasa penasaran saya sekalian pergi liburan, Wassalam.

  68. nandar rajab says:

    Mau liat gambar foto kota suci uwentira,,,,,,

  69. Atzhu says:

    Antarin aku donk ke wentira sekarang???

  70. surtiani says:

    Keren ya…jadi mau ke wentira

  71. laura says:

    ayo kita kesana rame-rame,aku penasaran
    o ya,thankz atas info nya

  72. Pena1 says:

    wow,,..

  73. Pena1 says:

    Alamnya mirip dgn Alam yg pernah di datangi temanku saat temanku di ambil oleh mahluk halus selama 1 minggu.

  74. Jenk Hasy says:

    hmm… penasaran,

  75. Arin says:

    tambahan cerita, ini cerita yg aku dengar dari teman,
    katanya pernah ada anggota keluarga dari temannya yg hilang entah kemana sampai bertahun-tahun lamanya.
    suatu saat ada tetangganya yang baru datang dari sulsel (kalau ndak salah) memberitahu bahwa ia
    melihat seseorang yang berjualan di daerah sekitar kebun kopi (daerah sekitar wentira) yang sangat mirip dengan keluarganya yang hilang itu.
    ia menandai orang itu berjualan di sebuah pondok kecil di dekat/di bawah pohon besar dan ia masih ingat letaknya.
    mendengar itu, langsung saja mereka bersama-sama menuju ke lokasi tersebut,
    tapi anehnya mereka mendapati ternyata di sekitar pohon besar tersebut tidak ada apa-apa selain semak belukar, dan
    tidak ada tanda-tanda kalau disitu pernah ada rumah. setelah kejadian tersebut bahkan ada yang menyimpulkan kalau orang yg hilang tsb
    terjebak di wentira dan tidak bisa keluar.
    wallahualam. ini adalah kejadian diluar logika kita.

  76. bakri says:

    tdk smbrang org yg bs msuk ke wentira,hanya org yg diundang yg dpt masuk…dan biasanya yg disukai yg diundang,.buat R1 speed jogja,.kemungkinan anda melihat wanita itu dkt pemancar dkt musolah,.krn disitu slalu muncul wanita brbaju putih…ini kejadian pd sy sendiri,wkt mau keparigi,.memasuki magrib sy singgah sholat magrib dimusolah,slesai sholat lanjutkn prjalanan,br beberapa meter mtr jln,sy merasa lain,kyk ada yg sy bonceng,yg sy tau srng wanita krn gaun putihnya dn rmbutnya dipinggang dan bhuku trlihat olehku..

  77. Dalam adat batak meyakini adanya 3 kehidupan,
    kehidupan atas ( malaikat, sang kuasa, dan lain2nya )
    kahidupan tengah ( manusia )
    kehidupan bwah ( jin, dan makhluk2 kasat mata lainnya )
    itulah alasannya tari tor tor batak menutup kedua telapak tangan seperti hormat ke atas, tengah, dan bawah . :)

  78. Hamba Allah says:

    Wentira memang nyata dan saya jamin.
    Kami pernah masuk ke dalam dan bertemu penumpang Adam Air yang hilang beserta pesawatnya.
    Wentira punya Pemimpin (Raja) yang bernama DATU KARAMAT dan MANGGE RANTE.
    Kita baik mereka lebih baik.
    Tapi jangan punya niat buruk, sebelum kita lakukan niat buruknya, kita yang akan kena imbasnya.
    iNtinya Wentira ada dan nyata, tapi dari kita yang mau percaya atau tidak !!
    Salam Lahilote Gorontalo

  79. paremo says:

    Kok sumber cerita dr org toraja

  80. achibreyvi says:

    salam lestari, aku sangat tertarik dengan Wentira semenjak mendengar cerita dari salah satu teman saya (sebelum membaca tulisan ini), dan jadi ingin ke sana… lagipula jarak Manado – Palu agak lebih mudah bila dijangkau melalui jalur transportasi….

    salah satu referensi cerita dari teman saya, berikut ;
    aku lupa nama radio di Manado, yang sekitaran tahun 80 – 90an akhir, masih eksis, dan suatu ketika, dalam sebuah sesi, jelang tengah malam (kirim – kirim salam) ada seorang penelepon perempuan, yang menelepon dengan nomor telepon yang beda, perempuan itu mengaku dari wentira, dan seketika itu juga, operator/ penyiar radio langsung mematikan telepon karena penyiar tersebut sebelumnya telah mendengar cerita tentang wentira.

    cerita yang satunya lagi dari orang yang sama, mengenai transaksi uang 500 kertas (bergabar monyet) dan uang 100 logam ;
    suatu ketika, ada beberapa orang (orang 1 disebut dokter/fasilitator, 0rang 2 yang mau bertransaksi, orang 3 narasumber)

    orang 2 ingin bertransaksi dengan uang 5 ratus kertas dan seratus logam, dan orang 2 mengangkat telepon (seolah – olah ada HP digenggamannya) lalu menelepon, ingin bertransaksi, orang 3 mendengar suara kerisik2 dari tangan kosong yang seolah menggenggam hp) orang 2 mulai bercerita, bertransaksi, dan sekitar setengah jam kemudian setelah mendapat konfirmasi, maka mereka membuka uang 5 ratus kertas dan 100 logam yang diletakkann diatas piring putih dengan ditutupi kain putih, kini berubah menjadi milyaran rupiah. uang seratus ribu, dihekter sama seperti dari bank, katanya ini ditukar di bank wentira. orang 3 menyimpan 1 lembar uang kertas di dalam toples, untuk melihat kalau – kalau uang itu berubah menjadi daun, tapi ternyata tidak.

    sedikit yang saya tahu soal wentira… tapi pengen banget ke sana, trus bikin grup Teater lalu balik lagi.. hehehehe kalo ada referensi cerita mengenai wentira, tolong dikirim di alamat email saya yah…

    achibreyvi@yahoo.co.id
    HP : 085256510524

  81. irfandi says:

    Mantap tuch kykx kota pengen bngt rasanya jalan2 kesana tp cm jln2 loch g mw klo hrus netap di sana ntar dikira ilang lgi mana istri ma anak g ad yg jaga

  82. suhardin says:

    Uwentira adalah kota rahasia, negri para makhluk ghaib,. Bahkan dari keluarga saya, mempunyai sanak saudara Θΐ sana.,
    uwentira. Kota Θΐ dalam tetesan embun.

  83. yojo kodi says:

    Tabe…
    Kalo menurut aku sih, dunia ghaib itu memang ada. dan salah satunya adalah wentira. mungkin hanya orang yg dikehendaki oleh warga wentira aja atau yang sangat ingin pergi ke sana yang bisa masuk ke kota wentira…karena aku sendiri sudah tidak terhitung berapa kali melewati daerah itu, dan alhamdulillah masih dalam lindungan Allah SWT. dunia kita dan mereka itu beda, kita mesti bersyukur dengan dunia kita, tidak usah penasaran dengan dunia lain apalagi sampai ingin berkunjung ke sana…Tabe….

  84. Alhamdulilla Kuasa ALLAH SWA

  85. anchabro27 says:

    di sana juga dingin skali

  86. Edho says:

    Cerita wentira sangat menakjubkan……:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s