Archive for the ‘Mountain’ Category

Mitos Keangkeran Sebuah Gunung

Posted: February 2, 2012 in Mountain

Masyarakat yang tinggal disekitar gunung masih percaya akan adanya mahkluk halus yang tinggal di hutan-hutan, mata air, batu besar, pohon besar, kawah, dan puncak gunung. Penduduk sekitar gunung Merapi yakin bahwa puncak Merapi adalah istana mahluk halus.

Pasar bubrah adalah pasarnya bangsa mahkluk halus. Watu gubug di Gn.Merbabu adalah pintu gerbang menuju kerajaan Gaib. Di puncak gunung Gede terdapat lapangan luas yang konon pendaki yang berkemah di sana sering mendengar derap kaki kuda atau melihat istana.

Di Ranu Kumbolo didekat gn Semeru para pendaki yang berkemah sering melihat hantu wanita muncul dari tengah danau. Peristiwa-peritiwa gaib sering dialami para pendaki hampir di seluruh gunung-gunung yang terkenal dengan keangkerannya. Para pendaki sering diingatkan oleh masyarakat setempat, petugas, maupun peraturan yang jelas-jelas berisi pantangan-pantangan yang berhubungan dengan makhluk halus penghuni gunung yang bersangkutan.

“Pintu Gerbang Kerajaan Gaib” di puncak Merbabu
Untuk mendaki Gn. Agung di Bali pendaki dilarang membawa makanan yang mengandung daging sapi. Beberapa peraturan mistik di gunung yang umum berlaku misalnya pendaki wajib minta ijin (permisi) ketika melewati tempat-tempat tertentu, mau beristurahat, mau buang air. Dilarang mengenakan pakaian berwarna merah atau hijau, dilarang mendaki bagi wanita yang datang bulan. Larangan mendaki gunung Sundoro pada hari jawa Wage dan Selasa Kliwon. Larangan mendaki gunung Agung pada hari besar agama.
Upacara Labuhan Gunung MerapiTerlepas dari percaya atau tidak percaya, seorang pendaki yang sopan harus tetap mengikuti perturan-peraturan masyarakat setempat.

Tidak ada salahnya kita menghormati kepercayaan masyarakat setempat, juga guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidakdiinginkan. Akibat buruk yang terjadi biasanya, pendaki akan linglung kehilangan arah sehingga akan berputar- putar di suatu tempat, bisa jadi akan kesurupan, atau akan berjumpa dengan hal-hal yang aneh, bisa juga mengakibatkan kecelakaan yang fatal.

Di tengah danau Ranu Kumbolo di tengah malam bulan purnama, sering muncul penampakan Dewi Penunggu danau, yang berupa gumpalan kabut tebal yang berputar-putar dan berubah menjadi seorang wanita.
pembagian makhluk halus menurut primbon jawa bisa diliat disini

Di dunia ini sebenarnya memiliki tujuh macam alam kehidupan, termasuk alam yang dihuni oleh manusia. Masing-masing Alam ditempati oleh bermacam- macam mahkluk. Mahkluk-mahkluk dari tujuh alam tersebut, pada prinsipnya mereka mengurusi alamnya masing-masing, aktivitas mereka tidak bercampur, setiap alam mempunyai urusannya masing-masing. Dari tujuh alam itu hanyalah alamnya manusia yang mempunyai matahari dan penduduknya yang terdiri dari manusia, binatang dan lain-lain mempunyai badan jasmani.

Penduduk dari 6 alam yang lain mereka mempunyai badan dari cahaya ( badan Cahya ) atau yang secara populer dikenal sebagai mahkluk halus, mahkluk yang tidak kelihatan. Di 6 alam itu tidak ada hari yang terang berderang karena tidak ada matahari. Keadaannya seperti suasana malam yang cerah dibawah sinar bulan dan bintang-bintang yang terang, maka itu tidak ada sinar yang menyilaukan seperti sinar matahari atau bagaskoro ( Jawa halus )

Ada 2 macam mahkluk halus yakni Mahkluk halus asli yang memang dilahirkan sebagai mahkluk halus, dan Mahkluk halus yang berasal dari manusia yang telah meninggal. Seperti juga manusia ada yang baik dan jahat, ada yang pintar dan bodoh. Mahkluk-mahkluk halus yang asli mereka tinggal di dunianya masing-masing, mereka mempunyai masyarakat maka itu ada mahkluk halus yang mempunyai kedudukan tinggi seperti Raja-raja, Ratu-ratu, Menteri-menteri dll, sebaliknya ada yang berpangkat rendah seperti prajurit, pegawai, pekerja dll. beberapa kerajaan makhluk halus terbesar bisa dilihat disini

Gangguan Manusia kepada Mahkluk Halus

Kehadiran manusia di tempat-tempat yang dihuni mahkluk halus kadangkala menimbulkan gangguan bagi mahkluk halus, oleh sebab itu sebaiknya manusia minta ijin (permisi) terlebih dahulu bila memasuki wilayah mereka. Bau-bauan sering mengganggu mereka, untuk itu seorang pendaki jangan sembarangan buang air. Bau rokok dan minuman keras dapat membangunkan mahkluk halus yang sedang tidur. Suara gaduh juga bisa membuat marah mahkluk halus.

Pendaki yang iseng memindahkan atau merusak tanaman atau benda-benda, bisa jadi secara tidak sadar ikut merusak tempat tinggal mahkluk halus. Memindahkan batu besar yang diyakini sebagai tempat tinggal mahkluk halus, kadang kala tidak pernah berhasil, begitu juga dengan upaya menebang pohon besar seringkali gagal, harus dengan disertai upacara membayar ganti rugi, berupa sesaji khusus.

Penebangan dan pengrusakan hutan dan pembangunan sarana-sarana kebutuhan manusia secara tidak langsung telah merusak tempat-tempat tinggal mahkluk halus. Sehingga hanya masyarakat mahkluk halus yang tinggal di gunung-gunung dan hutan-hutan, samudera-lah yang masih bisa lestari. Mahkluk halus sebagai penghuni dan penjaga alam bagaimanapun juga harus dihargai sebagai layaknya mahkluk yang lain. Kemarahan mahkluk halus bisa menimbulkan bencana wabah penyakit, tanah longsor, banjir, bahkan gunung meletus.

Bagi pendaki yang pernah melakukan pendakian seorang diri pasti akan merasakan berbagai suasana nuansa gaib. Percaya atau tidak dengan alam mahkluk halus, setiap pendaki tetap harus memahami tempat- tempat yang dianggap sakral dan angker oleh masyarakat setempat. Setidak-tidaknya bisa membawa oleh-oleh bahan cerita yang seru tentang gunung yang didaki.

Seorang Pecinta Alam Sejati akan menyapa matahari ketika muncul di ufuk timur. Hembusan angin kencang dianggap sebagai kejenakaan seorang sahabat, kucuran hujan deras adalah ajakan alam untuk bermain dan bercanda. Batu besar atau batang pohon bisa menjadi kawan kita berbicara, Burung – burung mengajak kita bernyanyi. Alam memang memiliki roh kehidupan. Pendaki yang ramah dan menghormati Alam, dia akan turun gunung dengan semangat hidup yang baru yang dipenuhi spirit of the mountain.

Advertisements

3 Puncak Tersulit Sulawesi Selatan

Posted: August 1, 2011 in Mountain

Sulawesi selatan terkenal pegunungan Latimojong yang mempunyai 10 puncak yang berbeda dan mempunyai puncak tertinggi Hingga 3478 mdpl (Puncak RanteMario), tetapi jika kita berbicara tentang puncak tersulit provensi Sulawesi selatan predikat 3 tersulitnya jatuh pada Gunung Kabentonu 2866 mdpl , Gunung  Balease 2894 mdpl  dan Gunung Tolangi 3016 mdpl

1. Tersulit pertama adalah G. Kabentonu 2866 mdpl :

Gunung Kabentonu 2866 mdpl

Puncak Kabentonu 2866 mdpl (Kpa Garis Palopo)

Puncak Kabentonu 2866 mdpl (Kpa Garis Palopo)

Puncak Kabentonu 2866 mdpl (Kpa Garis Palopo)

Danau Karoue Gunung Kabentonu 2866mdpl

Sebuah Gunung yang terletak di dekat perbatasan provensi Sulawesi selatan dengan Sulawesi tengah, puncak Gunung  Kabentonu merupakan puncak terakhir dari  Gunung  Balease dan Gunung   Tolangi, jadi jika kita ingin ke puncak Gunung  Kabentonu kita harus melewati Balease dan Tolangi terlebih dahulu, sebenarnya puncak Gunung   kabentonu sangat jarang di gapai oleh pendaki. Entah siapa saja yang pernah menginjakkan kaki di sana,setahu kami yang pernah ke sana adalah KORPALA Unhas Makassar (2004) dan Kpa Garis Palopo ,bersama Kpa Jelatang  Makassar (expedisi Tobaku)  , hal menarik yang di temukan yaitu di laluinya sebuah rawah kecil yang di bernama Danau Karoue (diambil dari nama pegunungan tempat dia berada), tetapi jika ingin menggapai puncaknya kami prediksi sekitar 10-15 hari PP, (dari Start Poin Perjalanan)

2. Tersulit ke dua adalah G, Balease 2894 mdpl :

Gunung Balease 2894 mdpl

Gunung Balease ( Lembah Waruh )

Gunung Balease ( Negri Lumut )

Gunung Balease 2894 mdpl , By : Garis Palopo

Sebuah Gunung yang terletak antara Gunung Kabentonu dan Gunung Tolangi, lokasinya masih sangat tertutup, sehingga membuat pemandangan di puncak hampir tak ada, hanya ada pohon-pohon kecil di sepanjang mata memandang, tetapi yang peling menarik dari Gunung Balease adalah Negri Lumut dimana hanya ada lumut yang di jumpai yang berlokasi di sebuah lembah sebelum naik ke puncak Balease, selain itu yang menarik di Gunung Balease adalah Lembah Waru adalah sebuah daerah yang tergenang oleh air dan membentuk sebuah yang menyerupai danau atau telaga, Gunung Balease tidak terlaluh jauh dari Puncak Tolangi sekitar 4-5 jam. Tetapi jika sudah sore lebih baik camp di tolangi dikarnakan jarak pandang berkurang dan dapat membuat anda salah jalur. Jika ingin ke Puncak Gunung Balease butuh sekitar 8-10 hari PP (dari Start Poin Perjalanan) Puncaknya di tandai oleh sebuah trianggulasi dari besi di buat oleh KPA Batara Sawerigading

3. Tersulit ke tiga adalah Gunung Tolangi 3016 mdpl:

Gunung Tolangi 3016 mdpl

Gunung Tolangi 3016 mdpl KPA Garis Palopo

Gunung Tolangi 3016 mdpl KPA Garis Palopo

Sebuah gunung yang terletak paling pertama dari ke tiga gunung ini, pendaki yang ingin ke Gunung Balease atau ke Gunung Kabentonu mau tidak mau harus melalui Puncak Gunung Tolangi 3016 mdpl,  dari ke tiga puncak di atas mungkin masalah jalur Gunung Tolangi-lah yang paling sulit, karna dari start poin sampai puncak tak pernah di temukan sumber air dan kebanyakan jalur yang dilalui hamper 90% menanjak, beda dari tolangi ke balease hanya melewati punggungan yang lumayan landai. Dan jalur dari bawah sampai ke pos 3 masih banyak di penuhi dengan tumbuhan Rotan yang siap menyayat kulit, selain itu banyaknya binatang pacet terkadang membuat resah, tetapi puncaknya sangat indah, kita dapat melihat kota Bone-bone, masamba, dan Mangkutana.  jika ingin ke Puncak Tolangi 3016 mdpl butuh sekitar 6-7 hari PP (dari Start Poin Perjalanan) Puncaknya di tandai sebuah triangulasi yang di susun oleh batu oleh para pendaki

Catatan :

  • Pintu rimba terletak di air terjun desa bantimurung, bone-bone sul-sel
  • Mempunyai juru kunci bernama pak nasaruddin
  • Usahakan membawa liader yang pernah kesana
  • Jangan berharap ada porter yang mau membawa barang, karna penduduk tak satupun perna ke puncak
  • Masing2 membawa kantung air
  • Suplay air hanya ada di air terjun, kali kecil antara pos 2 dan 3 (kalau ada) , tampungan air yang ada di camp dan lembah waruh,
  • Jangan sekali2 berangkat tanpa ijin pak nas
  • jangan naik apabilah ada pendaki yang baru saja dari atas gunung (otomatis suplay air telah habis atau berkurang)
  • Usahakan kantung air selaluh penuh dan usahakan hemat air selama perjalanan
  • Usahakan masaknya malam hari agar pada pagi hari langsung jalan (apabila mengejar target)
  • Perhatikan string dan tanda jalan,
  • Jangan menegur apabila melihat atau mendengar yang aneh-aneh
  • Hati2 terhadap rotan, pacet, pada saat tiarap dan melewati akar
  • Tak perlu ijin khusus cukup melapor di pak desa setempat

Itulah beberapa data yang kami ketahui tentang 3 puncak tersulit sulawesi selatan, apa bila ada kritik dan saran silakan posting coment… semogah ada manfaatnya.. Makasih

Posting By : KPA GARIS Palopo

Pernahkah anda mengunjungi Sulawesi Selatan, sebuah provensi yang berada di bagian selatan Pulau Sulawesi, Bagi para mendaki gunung pulau Sulawesi masih tergolong jarang di kunjungi dari luar pulau, mungkin di karnakan kurangnya info tentang Gunung-gunung yang terdapat di Sulawesi Selatan.

Sebenarnya gunung di Sulawesi sangatlah banyak berikut ini kami berikan data tentang gunung-Gunung yang ada di provensi Sulawesi selatan yang pernah di daki oleh beberapa orang/organisasi PA:

  1. Gunung Rantemario 3478 mdpl    Peg. Latimojong
  2. Gunung Nenemori 3397 mdpl     Peg. Latimojong
  3. Gunung Latimojong 3305 mdpl    Peg. Latimojong
  4. Gunung Rantekambola 3083 mdpl    Peg. Latimojong
  5. Gunung Lapande 2457 mdpl     Peg. Latimojong
  6. Gunung Bajaja 2706 mdpl     Peg. Latimojong
  7. Gunung Sikolong 2754 mdpl    Peg. Latimojong
  8. Gunung Sinaji 2430 mdpl    Peg. Latimojong
  9. Gunung Pokapinjan 2970 mdpl    Peg. Latimojong
  10. Gunung Pantealoan 2500 mdpl    Peg. Latimojong
  11. Gunung Aruan 3000 mdpl    Peg. Latimojong
  12. Gunung Kambuno 2950 mdpl    Kec. Seko Kab.Luwu Utara
  13. Gunung Tolangi 3016 mdpl    Kec. Bone-bone Kab.Luwu Utara
  14. Gunung Balease 2894 mdpl    Kec. Bone-bone Kab.Luwu Utara
  15. Gunung Tandowau 2457 mdpl    Bone-bone Kab.Luwu Utara
  16. Gunung Kabentonu 2866 mdpl   Kec Masamba  Kab.Luwu Utara
  17. Gunung Kayulangi 1898 mdpl   Kec Mangkutana  Kab.Luwu Timur
  18. Gunung karua 2650 mdpl    Desa Awan. Kab. Tanah Toraja
  19. Gunung Sesean 2100 mdpl   Kec. Sesean Kab. Tanah Toraja
  20. Gunung Lompobattang 2900 mdpl   Kec.Tompobulu Kab. Gowa
  21. Gunung Bawakaraeng 2800 mdpl   Kec.Malino Kab. Gowa
  22. Gunung Bulusaraung 1353 mdpl   Desa Tompobulu Kab. Pangkep.
  23. Gunung Bambapuang 102 mdpl   Desa Anggaraja Kab. Enrekang
  24. Gunung Puang 1900 mdpl   Desa Kambo Kec. Wara. Kotamadya Palopo
  25. Gunung Kandora 1130 mdpl kec. Mengkendek Tanah Toraja
  26. Gunung Tiro Tasik 2400 Mdpl Tandung Kab. Luwu
  27. Gunung Verbek 2000 mdpl Kec. Malili, Luwu Timur

Gunung di Sulawesi selatan kurang begitu tinggi, tapi jangan salah terkadang gunung yang hanya tinggi 2000-up tapi butuh berhari-hari untuk menggapai puncaknya, itu di karnakan kebanyakan di Sulawesi selatan bukanlah gunung tetapi pegunungan (Deretan beberapa Gunung). Bukan hanyua itu, hampir 70% Hutan di Sulawesi Selatan masih belum terjamah dan masih banyak terdapat, Rotan, Akar silang dan Pohon Tumbang yang menghalang dan menjadi rintangan pada jalur-jalur Gunung di Sulawesi Selatan

Posting By KPA GARIS Palopo (Ayyung)
 

10 Tempat Mendaki Terindah Sedunia

Posted: March 11, 2011 in Mountain

1. Annapurna Circuit, Nepal.


2. Appalachian Trail.


3.Santa Cruz Trek, Peru.

4. Kilimanjaro National Park, Tanzania.

5. Tour de Mont Blanc, France/Italy/Switzerland.

6. West Coast Trail, British Columbia.


7. Overland Track, Australia.

8. Torres del Paine, Chile.

9. John Muir Trail, California.

10. Camino de Santiago, Spain.

1. Gunung Kelud (VEI=4)
Sejak abad ke-15, Gunung Kelut telah memakan korban lebih dari 15.000 jiwa. Letusan gunung ini pada tahun 1586 merenggut korban lebih dari 10.000 jiwa. Sebuah sistem untuk mengalihkan aliran lahar telah dibuat secara ekstensif pada tahun 1926 dan masih berfungsi hingga kini setelah letusan pada tahun 1919 memakan korban hingga ribuan jiwa akibat banjir lahar dingin menyapu pemukiman penduduk.

Pada abad ke-20, Gunung Kelut tercatat meletus pada tahun 1901, 1919 (1 Mei), 1951, 1966, dan 1990. Tahun 2007 gunung ini kembali meningkat aktivitasnya. Pola ini membawa para ahli gunung api pada siklus 15 tahunan bagi letusan gunung ini.2. Gunung Merapi (VEI=4)
Gunung Merapi adalah yang termuda dalam kumpulan gunung berapi di bagian selatan Pulau Jawa. Gunung ini terletak di zona subduksi, dimana Lempeng Indo-Australia terus bergerak ke bawah Lempeng Eurasia. Letusan di daerah tersebut berlangsung sejak 400.000 tahun lalu, dan sampai 10.000 tahun lalu jenis letusannya adalah efusif. Setelah itu, letusannya menjadi eksplosif, dengan lava kental yang menimbulkan kubah-kubah lava.
Letusan-letusan kecil terjadi tiap 2-3 tahun, dan yang lebih besar sekitar 10-15 tahun sekali. Letusan-letusan Merapi yang dampaknya besar antara lain di tahun 1006, 1786, 1822, 1872, dan 1930. Letusan besar pada tahun 1006 membuat seluruh bagian tengah Pulau Jawa diselubungi abu. Diperkirakan, letusan tersebut menyebabkan kerajaan Mataram Kuno harus berpindah ke Jawa Timur. Letusannya di tahun 1930 menghancurkan 13 desa dan menewaskan 1400 orang.

3. Gunung Galunggung (VEI=5)
Gunung Galunggung tercatat pernah meletus pada tahun 1882 (VEI=5). Tanda-tanda awal letusan diketahui pada bulan Juli 1822, di mana air Cikunir menjadi keruh dan berlumpur. Hasil pemeriksaan kawah menunjukkan bahwa air keruh tersebut panas dan kadang muncul kolom asap dari dalam kawah. Kemudian pada tanggal 8 Oktober s.d. 12 Oktober, letusan menghasilkan hujan pasir kemerahan yang sangat panas, abu halus, awan panas, serta lahar. Aliran lahar bergerak ke arah tenggara mengikuti aliran-aliran sungai. Letusan ini menewaskan 4.011 jiwa dan menghancurkan 114 desa, dengan kerusakan lahan ke arah timur dan selatan sejauh 40 km dari puncak gunung.

4. Gunung Agung (VEI=5)
Gunung Agung terakhir meletus pada 1963-64 dan masih aktif, dengan sebuah kawah besar dan sangat dalam yang kadang-kadang mengeluarkan asap dan abu. Dari kejauhan, gunung ini tampak kerucut, meskipun didalamnya terdapat kawah besar.
Dari puncak gunung, adalah mungkin untuk melihat puncak Gunung Rinjani di pulau Lombok, meskipun kedua gunung sering tertutup awan.
Pada tanggal 18 Februari 1963, penduduk setempat mendengar ledakan keras dan melihat awan naik dari kawah Gunung Agung. Pada tanggal 24 Februari lava mulai mengalir menuruni lereng utara gunung, akhirnya perjalanan 7 km dalam 20 hari mendatang. Pada tanggal 17 Maret, gunung berapi meletus, mengirimkan puing-puing 8-10 km ke udara dan menghasilkan aliran piroklastik yang besar. Arus ini banyak menghancurkan desa-desa, menewaskan sekitar 1500 orang. Sebuah letusan kedua pada 16 Mei menyebabkan aliran awan panas yang menewaskan 200 penduduk lain.

5. Krakatau (VEI=6)
Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana (Gunung Krakatau) yang sirna karena letusannya sendiri pada tanggal 26-27 Agustus 1883. Letusan itu sangat dahsyat; awan panas dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa. Sampai sebelum tanggal 26 Desember 2004, tsunami ini adalah yang terdahsyat di kawasan Samudera Hindia. Suara letusan itu terdengar sampai di Alice Springs, Australia dan Pulau Rodrigues dekat Afrika, 4.653 kilometer. Daya ledaknya diperkirakan mencapai 30.000 kali bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki di akhir Perang Dunia II.
Letusan Krakatau menyebabkan perubahan iklim global. Dunia sempat gelap selama dua setengah hari akibat debu vulkanis yang menutupi atmosfer. Matahari bersinar redup sampai setahun berikutnya. Hamburan debu tampak di langit Norwegia hingga New York.
Ledakan Krakatau ini sebenarnya masih kalah dibandingkan dengan letusan Gunung Toba dan Gunung Tambora di Indonesia, Gunung Tanpo di Selandia Baru dan Gunung Katmal di Alaska. Namun gunung-gunung tersebut meletus jauh di masa populasi manusia masih sangat sedikit. Sementara ketika Gunung Krakatau meletus, populasi manusia sudah cukup padat, sains dan teknologi telah berkembang, telegraf sudah ditemukan, dan kabel bawah laut sudah dipasang. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa saat itu teknologi informasi sedang tumbuh dan berkembang pesat.
Tercatat bahwa letusan Gunung Krakatau adalah bencana besar pertama di dunia setelah penemuan telegraf bawah laut. Kemajuan tersebut, sayangnya belum diimbangi dengan kemajuan di bidang geologi. Para ahli geologi saat itu bahkan belum mampu memberikan penjelasan mengenai letusan tersebut.

6. Maninjau (VEI=7)
Kaldera Maninjau dibentuk oleh letusan gunung berapi diperkirakan terjadi sekitar 52.000 tahun yang lalu. Simpanan dari letusan telah ditemukan dalam distribusi radial sekitar Maninjau membentang hingga 50 km di sebelah timur, 75 km di tenggara, dan barat ke pantai ini. Deposito diperkirakan akan didistribusikan lebih dari 8.500 km ² dan memiliki volume 220-250 km ³. kaldera ini memiliki panjang 20 km dan lebar 8 km.

7. Gunung Tambora (VEI=7)
Aktivitas vulkanik gunung berapi ini mencapai puncaknya pada bulan April tahun 1815 ketika meletus dalam skala tujuh pada Volcanic Explosivity Index. Letusan tersebut menjadi letusan tebesar sejak letusan danau Taupo pada tahun 181. Letusan gunung ini terdengar hingga pulau Sumatra (lebih dari 2.000 km). Abu vulkanik jatuh di Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Maluku. Letusan gunung ini menyebabkan kematian hingga tidak kurang dari 71.000 orang dengan 11.000—12.000 di antaranya terbunuh secara langsung akibat dari letusan tersebut. Bahkan beberapa peneliti memperkirakan sampai 92.000 orang terbunuh, tetapi angka ini diragukan karena berdasarkan atas perkiraan yang terlalu tinggi. Lebih dari itu, letusan gunung ini menyebabkan perubahan iklim dunia. Satu tahun berikutnya (1816) sering disebut sebagai Tahun tanpa musim panas karena perubahan drastis dari cuaca Amerika Utara dan Eropa karena debu yang dihasilkan dari letusan Tambora ini. Akibat perubahan iklim yang drastis ini banyak panen yang gagal dan kematian ternak di Belahan Utara yang menyebabkan terjadinya kelaparan terburuk pada abad ke-19.

Selama penggalian arkeologi tahun 2004, tim arkeolog menemukan sisa kebudayaan yang terkubur oleh letusan tahun 1815 di kedalaman 3 meter pada endapan piroklastik. Artifak-artifak tersebut ditemukan pada posisi yang sama ketika terjadi letusan di tahun 1815. Karena ciri-ciri yang serupa inilah, temuan tersebut sering disebut sebagai Pompeii dari timur.

8. Toba Supervolcano (VEI=8)
Merupakan letusan gunung berapi yang paling dahsyat yang pernah diketahui di planet Bumi ini. Dan hampir memusnahkan generasi umat manusia di planet Bumi.
73.000 tahun yang lalu letusan dari supervolcano di Indonesia hampir memusnahkan seluruh umat manusia. Hanya sedikit yang selamat. Dan setelah Tsunami Gunung Berapi Di Indonesia menjadi Aktif sekali lagi dan mengancam umat manusia.
Letusan ini tidak bisa dibandingkan dengan apapun yang telah dialami di bumi sejak masa dimana manusia bisa berjalan tegak. Dibandingkan dengan SuperVolcano Toba, bahkan krakatau yang menyebabkan sepuluh ribu korban jiwa pada 1883 hanyalah sebuah sendawa kecil.
Padahal krakatau memiliki daya ledak setara dengan 150 megaton TNT. Sebagai perbandingan: ledakan Bom Nuklir hiroshima hanya memiliki daya ledak 0,015 megaton, dan secara lisan maka daya musnahnya 10.000 kali lebih lemah dibanding krakatau.
Seperti yang telah diketahui oleh para ilmuwan, toba hampir memusnahkan umat manusia 73.00 tahun yang lalu. Saat itu manusia neanderthal menghuni bumi kita bersamaan dengan homo sapiens di eropa, serta homo erectus dan homo floresiensis di asia. Saat itu sangat dingin di eropa, Zaman es terakhir ini berjalan lancar dimana kijang, kuda liar dan rusa raksasa diburu. Selain makanan herbivora, mammoth dan badak berbulu juga seringkali menjadi menu makanan manusia saat Toba, dengan diameter 90 kilometer di pulau yang sekarang dikenal dengan nama Sumatera.Meledak dalam arti yang sebenarnya.
Bersamaan dengan gelombang besar tsunami, ada 2.800 kilometer kubik abu yang dikeluarkan, yang menyebar ke seluruh atmosfir bumi kita. Yang mungkin telah mengurangi jumlah populasi manusia menjadi hanya sekitar 5000 sampai 10000 manusia saja.
Sebenarnya manusia jaman sekarang berasal dari beberapa ribu manusia yang selamat dari letusan super volcano Toba 73.000 tahun yang lalu
Oleh karena itu Gunung berapi di Indonesia bertanggung jawab atas hampir musnahnya umat manusia. Dan Dari 60 hingga 70 gunung berapi yang dapat ditemuai di area tersebut(Indonesia) sekarang. Beberapa diantaranya menjadi aktif kembali dalam beberapa bulan maupun beberapa minggu setelah gempa di dasarlaut pada bulan desember 2004.
Walaupun Toba sampai saat ini masih tertidur jauh dan aman dibawah sebuah laut besar yang menyandang nama sama di Sumatera Utara. banyak orang yang takut apabila suatu saat Gunung Berapi aktif di Talang yang berada 300 kilometer di selatan Toba meletus, bisa membangunkan Raksasa yang tertidur.
Vulkanologis Prof. Ray Cas mengatakan ‘Hal itu mungkin saja terjadi, tapi bila hanya Toba siap untuk meletus dan kejadian diatas bukanlah satu-satunya indikasi akan kejadian tersebut.”
Sang ahli tersebut berpikir bahwa mungkin saja suatu hari nanti letusan besar lain akan terjadi tapi hal itu baru akan mungkin terjadi sekitar 10.000 atau bahkan 100.000 tahun lagi.Tetapi biar bagaimana pun tidak semua hal dapat diprediksi.

sumber : http://opinibureto.blogspot.com/2010/04/8-gunung-berapi-indonesia-yang-terkenal.html

11 GUNUNG PALING BERBAHAYA

Posted: March 11, 2011 in Mountain

Kasus-kasus kecelakaan mendaki gunung, sudah sering terdengar. Namun tidak menyurutkan para petulang sejati untuk menekuni hobi berbahaya ini. Kadang tantangan, dan keinginan menaklukkan gunung begitu tinggi sehingga tidak membuat jeri risiko yg bakal diterimanya bila gagal. Berikut ini daftar 11 gunung paling berbahaya bagi para pendaki karena banyaknya korban yang merenggang nyawa karena berusaha menaklukkannya.

1. Annapurna Gunung Annapurna terletak di Nepal, memiliki tinggia 8000 meter. Termasuk dalam daftar 10 besar gunung tertinggi di dunia, serta termasuk salah satu palin berbahaya karena banyaknya pendaki yang tewas saat berusaha menaklukkan medan Annapurna. Berdasarkan catatan, sejak pertama kali di buka untuk pendakian umum tahun 1950, gunung ini telah menelan korban tewas 53 pendaki. Jika ingin mencoba mendaki Annapura, disarankan carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang medan gunung tersebut. Yang terbaik adalah menyusuri Annapurna Sanctuary di Nepal.

2. K2 Gunung yang terletak di atas Athabasca River Valley of Jasper National Park, 1½ km east of Mount Kitchener, Kanada, ini, merupakan gunung tertinggi kedua di dunia dan dikenal dengan medan tersulit di dunia, sehingga hanya pendaki yang berpengalaman saja agaknya yang bisa mendaki gunung ini. Bahkan rute yang dianggap paling mudahpun, memerlukan kerja keras dan tergolong rumit. Batu-batu yang curam, serta harus melintasi tiang-tiang es yang tipis yang bisa roboh sewaktu-waktu tanpa peringatan. Kesukaran medan ini membuat gunung ini menjadi salah satu paling berbahaya di dunia. Agustus tahun lalu menjadi bulan paling kelam, 11 pendaki tewas mengenaskan. Ini kecelakaan tertinggi sejak 1986 di mana 13 pendaki tewas hanya dalam tempo dua pekan.

3. Nanga Parbat Nanga Parbat berada di urutan kesembilan gunung tertinggi di dunia terletak di Pakistan. Dalam tingkat kesulitan, medan gunung Nanga Parbat disebut sama beratnya dengan K2. Sulitnya medan pada gunung ini membuat ia mendapat julukan “The Man Eater” . Bisa jadi ini karena banyaknya pendaki yang tewas di sini.

4. Kangchenjunga Kangchenjunga, adalah gunung tertinggi ke-3 di dunia setelah Gunung Everest dan Chogori) dengan ketinggian 8.586 meter (28.169 kaki). Gunung ini juga adalah gunung tertinggi ke-2 di Nepal. Kangchenjunga berarti “Lima Harta Karun Salju, karena ia terdiri dari 5 puncak, empat diantaranya mencapai lebih dari 8.450 meter. Harta karun itu melambangkan 5 benda milik dewa yaitu emas, perak, permata, biji-bijian dan kitab suci. Tingkat kematian di gunung ini termasuk paling tinggi dibanding yang lain, yakni mencapai 22 persen setiap tahunnya. Meski begitu tetap banyak pendaki yang berminat mencoba.

5. The Eiger Disebut juga Nordwand, atau wajah utara berada di puncak pegunungan Swis, merupakan tujuan legendaries bagi para pendaki yang gemar bertualang di gunung-gunung berbahaya. Tercatat mulai didaki tahun 1938. Medan berbahaya mengharuskan pendaki memiliki skill tertentu dan harus mengerahkan segala kemampuannya. Beratnya medan membuat gunung itu mendapat julukan Mordwand atau Murder Wall.

6. The Matterhorn Gunung ini berbentuk unik, menyerupai terompet yang naik dari lembah sekitarnya. Gunung ini terkenal sebagai salah satu yang memiliki tingkat kematian tinggi. Ada beberapa factor yang menyebabkan, medan yang berat, termasuk longsoran salju atau bebatuan yang bisa datang tibe-tiba.

7. Mt. Vinson Mt Vinson, gunung yang paling tinggi di Antartika. Tapi bukan soal tingginy yang penting, namun tingkat kesukaran dan tingginya kematian di sini, membuatnya masuk dalam daftar gunung gunung paling berbahaya di dunia. Satu hal lagi yang mungkin harus menjadi pertimbangan para pendaki, adalah cuaca dingin yang bisa mencapai sangat ekstrem dan sulit ditebak, membuat orang harus berpikir ulang bila ingin mencoba mendaki. Waspadalah, sebab kecelakaan kecil saja pun bisa berakibat fatal.

8. Baintha Brakk Populer dengan sebutan raksasa, Baintha Brakk merupakan salah satu gunung paling sulit di daki di dunia. Mulai didaki pertama kali tahun 1971. Salah satu pendaki yang pernah merasakan kekejaman Baintha Brakk adalah Doug Scott, yang sempat patah kedua kakinya, dan terpaksa turun merangkak melawan angin topan menuju base camp. Ini sungguh luar biasa, namun tak menyurutkan para petualang berbahaya untuk mencoba dan mencoba lagi. Kematian bukan hal yang menakutkan bagi para pendaki ini. Kisah-kisah kegagalan membuat gunung ini sangat terkenal di dunia dan memiliki reputasi paling berbahaya tiada tara.

9. Mt. Everest Tercatat 1.500 orang lebih telah mencoba mendaki gunung yang paling tinggi di dunia ini. Dari jumlah ini hanya 50 orang lebih yang berhasil sampai di puncaknya. Kalau dilihat dari ketinggian gunung ini, maka tak dapat disangkal lagi kalau gunung ini paling berbahaya di dunua. Jika anda berniat ke sana, anda akan menemui perkemahan Everest di bawah, di sanalah para pendaki Everest berkumpul.

10. Denali Mt McKinley, juga dikenal sebagai Denali, adalah gunung yang paling tinggi di Amerika Utara. Meskipun ketinggiannya adalah hanya 20.320 kaki, namun kesulitan medannya tidak kalah dari gunung gunung tinggi lainnya. Cuaca dan suhu merupakan hal paling serius dalam mendaki gunung ini. Karenanya tingkat keberhasilan mendaki gunung ini hanya 50 persen, sebagian menyerah sebelum mencapai puncak.

11. Fitz Roy Cerro Chalten, atau Mount Fitz Roy, adalah gunung yang paling tinggi di Patagonia’s Los Glaciares National Park. Fitz Roy dikeliling batu curam yang menyulitkan pendaki untuk mencapai puncak. Cuaca yang sulit ditebak juga membuat gunung ini menjadi teramat berbahaya. Itu sebabnya, jarang ada pendaki yang mau mencoba mendaki Mount Fitz Roy. Dalam setahun hanya satu pendaki nekad yang menjajal kesulitan gunung ini.

sumber: : matadortrips.com

Carstenz Pyramide

Posted: February 25, 2011 in Mountain
Nama Cartensz diambil dari penemunya yaitu seorang pelaut asal Belanda, John Carstensz yang menyaksikan adanya puncak gunung yang tertutup oleh Es di negara ekuator. Tidak ada yang percaya dengan pernyataan nya tersebut. John Carstensz adalah orang eropa pertama yang menyaksikan puncak Cartesz dengan mata kepalanya sendiri.

Orang Indonesia menyebutnya dengan Puncak Jaya, walaupun sebenarnya Puncak Jaya bukan merupakan puncak tertinggi dari Carstensz itu sendiri. Puncak jaya adalah salah satu puncak yang dianggap tertinggi yang ada di pegunungan Jaya Wijaya
Ada beberpa perbedaan pendapat mengenai ketinggian puncak Carstensz Pyramid ini. Ada yang menyatakan bahwa ketinggiannya adalah 4884 m (16023 feet, bebrapa sumber menyebutnya dengan 16013 feet ), ada pula yang meyatakan bahwa ketinggiannya adalah 5030 meters (16503 ft). Australian navigational air maps
menyatakan bahwa ketinggiannya adalah 16503 feet (5030 meters). Entah yang mana yang benar, namun yang pasti adalah bahwa puncak Carstensz Pyramid ini merupakan puncak tertinggi di Indonesia, bahkan di Australia dan Oceania.

Puncak Jaya (Carstensz Pyramid, 4884 m, 16023 ft), Puncak Mandala (4640m, 15223 ft), dan Puncak Trikora (4730m, 15518 ft), adalah tiga puncak utama yang terkenal dia pegunungan papua barat. Carstensz Pyramid dalah puncak yang tertinggi, ketiga puncak tersebut terletak di bagian barat dari pegunungan Jayawijaya.Dari ketiga puncak diatas, hanya Carstensz Pyramid yang selalu diselimuti salju. Lalu darimanakah datangnya salju yang ada da puncak Carstensz ini, yang notabene berada di Indonesia, yang merupakan Negara ekuator? Hal ini memang suatu keadaan yang tidak biasa. Salah satu alasan logis nya adalah adanya badai salju tropis yang kadang akan membawa salju pada suatu tempat diatas ketinggian 4000 m. Puncak Jaya ini (4884 m) adalah salah satu persinggahan salju yang dibawa oleh badai tersebut
Ada 3 rute utama untuk mencapai puncak Caratensz ini. Yang pertama biasa disebut dengan rute Harrer (Harrer’s Route). Rute ini merupakan rute yang paling mudah untuk dilewati. Meskipun mudah, tidak berarti segalanya akan mudah dalam menaklukkan puncak Jaya ini.
Harrer’s route menempuh perjalanan untuk naik dan turun sekitar 12 sampai 15 jam. Tingkat kesulitannya berkisar antara 3-4 standar UIIA. Kesulitan yang ada dalam menempuh rute ini adalah ketika berada di bawah puncak jaya. Kemiringan tebing yang curam, sampai dengan 10-15 derajat setinggi kira-kira 80 meter, membutuhkan ekstra kehati-hatian. Standar UIIA menytakan bahwa kesulitan dalam hal ini adalah 5-5+. Pengalaman dannpengetahuan yang cukup dalam hal climbing merupakan bekal utama. Bebatuannya cukup kuat dan tidak mudah longsor/lepas. Kesulitan yang akan dihadapi akan lebih besar lagi ketika mencapai bebatuan yang bergerigi dengan overhang wall yang berkisar 10 meter, dengan tingkat kesulitan 6-7+ satandar UIIA. Bagi pendaki pemula hal ini bisa diatasi dengan menggunakan Jumar sebagai alat bantu nya.


Rute yang kedua adalah East Ridge. Rute ini merupakan pertengahan antara rute Harrer dan rute yang paling sulit. Jalan yang ditempuh akan lebih jauh dan tentunya juga akan lebih lama.
Rute yang ketiga adalah American Direct. Rute ini merupakan rute yang akan menempuh perjalanan langsung ke puncak. Rute ini memerlukan skill, pengalaman, dan juga pengetahuan yang memadai tentang Climbing. Yang terburuk dari rute ini adalah, tingkat kesulitan yang semakin tinggi ketika mendekati puncak, yaitu tebing yang curam, dinding dari puncak Cartensz.
Jika beruntung, dari Puncak Jaya (Cartensz Pyramid), anda akan dapat menyaksikan laut. Jika tidak, maka anda hanya dapat menyaksikan lokasi tambang emas, dan juga hutan di sekitar pegunungan Jayawijaya

Berikut Ini Daftar Sebagian Nama-nama Gunung Di Sulawesi Selatan Yang Menjadi Tujuan Pendakian

  1. Gunung Rantemario 3478 mdpl    Peg. Latimojong
  2. Gunung Nenemori 3397 mdpl     Peg. Latimojong
  3. Gunung Nenemori 3179 mdpl   Peg. Latimojong   (Persi Peta Belanda)
  4. Gunung Latimojong 3305 mdpl    Peg. Latimojong
  5. Gunung Rantekambola 3083 mdpl    Peg. Latimojong
  6. Gunung Bottotallu 3086 mdpl   Peg. Latimojong
  7. Gunung Aruan 3027 mdpl  Peg. Latimojong
  8. Gunung Pipingpanah 2960 mdpl   Peg. Latimojong
  9. Gunung Lapande 2457 mdpl     Peg. Latimojong
  10. Gunung Bajaja 3052 mdpl     Peg. Latimojong
  11. Gunung Sumbolong 3054 mdpl   Peg. Latimojong
  12. Gunung Pantara Siruk 2930 mdpl   Peg. Latimojong
  13. Gunung Pasa’Bombo 3250 mdpl    Peg. Latimojong
  14. Gunung Batu Maitan 3100 mdpl   Peg. Latimojong
  15. Gunung Batu Kitangke 2830 mdpl   Peg. Latimojong
  16. Gunung Sikolong 2754 mdpl    Peg. Latimojong
  17. Gunung Sinaji 2430 mdpl    Peg. Latimojong
  18. Gunung Pokapinjan 2970 mdpl    Peg. Latimojong
  19. Gunung Pantealoan 2500 mdpl    Peg. Latimojong
  20. Gunung Saranglangkan 2101 mdpl     Peg. Latimojong
  21. Gunung Katapu 2130 mdpl        Peg. Latimojong
  22. Gunung Kambuno 2950 mdpl    Kec. Seko Kab.Luwu Utara
  23. Gunung Tusang 2663 mdpl Kec. Seko Kab.Luwu Utara
  24. Gunung Lantangunta 2565 mdpl Kec. Seko Kab.Luwu Utara
  25. Gunung Tolangi 3016 mdpl    Kec. Bone-bone Kab.Luwu Utara
  26. Gunung Balease 2894 mdpl    Kec. Bone-bone Kab.Luwu Utara
  27. Gunung Tandowau 2457 mdpl    Bone-bone Kab.Luwu Utara
  28. Gunung Kabentonu 2866 mdpl   Kec Masamba  Kab.Luwu Utara
  29. Gunung karua 2650 mdpl    Kec.Bituang. Kab. Tanah Toraja
  30. Gunung Tolandokalando 2884 mdpl Desa Parodo Kec.Rindinggallo Kab.Tanahtoraja
  31. Gunung Sesean 2100 mdpl   Kec. Sesean Kab. Tanah Toraja
  32. Gunung Lompobattang 2900 mdpl   Kec.Tompobulu Kab. Gowa
  33. Gunung Bawakaraeng 2800 mdpl   Kec.Malino Kab. Gowa
  34. Gunung Bulubaria 2658 mdpl Kec.Malino Kab. Gowa
  35. Gunung Singgang 2529 mdpl  Kec.Malino Kab. Gowa
  36. Gunung Bambapuang 1012 mdpl   Desa Anggaraja Kab. Enrekang
  37. Gunung Puang 1900 mdpl   Desa Kambo Kec. Wara. Kotamadya Palopo
  38. Gunung Kayulangi 1898 mdpl   Kec Mangkutana  Kab.Luwu Timur
  39. Gunung Kayuangin 1300 mdpl Desa Kambo Kec. Wara. Kotamadya Palopo
  40. Gunung Bulusaraung 1353 mdpl   Desa Tompobulu Kab. Pangkep.
  41. Gunung Kandora 1130 mdpl Kec.Mingkendek Kab.Tanahtoraja
  42. Gunung Sumarambu 1000 mdpl  Balandai Kotamadya Palopo

Klik Juga :

https://latimojong.wordpress.com/2011/08/01/3-puncak-tersulit-sulawesi-selatan/

G.Balease : https://latimojong.wordpress.com/2011/01/02/wild-expedition-iv-kpa-garis-palopo/

G.Kambuno: https://latimojong.wordpress.com/2011/01/02/wild-expedition-vi-kpa-garis-palopo/

G.Gandang Dewata: https://latimojong.wordpress.com/2011/01/02/wild-expedition-ix-kpa-garis-palopo/

G.Nenemori: https://latimojong.wordpress.com/2011/01/26/wild-expedition-11-kpa-garis-palopo/


7 Puncak Dunia

Posted: February 21, 2011 in Mountain
Tujuh Puncak Tertinggi di Dunia (The Seven Summits of the World ) dikenal sebagai puncak tertinggi ditemukan di setiap benua di Bumi. Konsep pertama kali diusulkan oleh Richard Bass di tahun 1980-an dan telah tujuan setiap pendaki gunung untuk mendaki masing-masing selama masa hidup mereka.
Bass adalah orang pertama yang mendaki semua puncak-puncak itu dan pernah memegang rekor menjadi orang tertua untuk mendaki Everest.
Tujuh Puncak Tertinggi Dunia
Adapun tujuh puncak, tidak diragukan lagi, Anda mungkin pernah mendengar tentang Gunung Kilimanjaro di Tanzania dan Gunung Everest di Nepal. Silahkan Anda membaca sampai akhir – seberapa tinggi mereka, mana yang paling menantang dan mengapa harus melakukan pendakian ke puncak tertinggi di dunia.
1. Gunung Everest (8.850 m) (Asia)Gunung Everest (bahasa Inggris: Mount Everest) adalah gunung tertinggi di dunia (jika diukur dari paras laut). Rabung puncaknya menandakan perbatasan antara Nepal dan Tibet; puncaknya berada di Tibet. Di Nepal, gunung ini disebut Sagarmatha (, bahasa Sansekerta untuk “Dahi Langit”) dan dalam bahasa Tibet Chomolangma atau Qomolangma (“Bunda Semesta”), dilafalkan dalam bahasa Tionghoa  (pinyin: Zhūmùlǎngmǎ Fēng).
Gunung ini mendapatkan nama bahasa Inggrisnya dari nama Sir George Everest. Nama ini diberikan oleh Sir Andrew Waugh, surveyor-general India berkebangsaan Inggris, penerus Everest. Puncak Everest merupakan salah satu dari Tujuh Puncak Utama di dunia.
Radhanath Sikdar, juru ukur dan pakar matematika dari Bengal, merupakan orang pertama yang menyatakan Puncak Everest sebagai puncak tertinggi melalui perhitungan trigonometrik pada 1852. Perhitungan ini dilakukan menggunakan teodolit dari jarak 150 mil jauhnya di India. Sebagian rakyat India percaya bahwa puncak tersebut semestinya dinamakan menurut Sikdar, bukan Everest.
Gunung ini mempunyai ketinggian sekitar 8.850 m; walaupun terdapat variasi dari segi ukuran (baik pemerintah Nepal maupun Cina belum mengesahkan ukuran ini secara resmi, ketinggian Puncak Everest masih dianggap 8.848 m oleh mereka). Gunung Everest pertama kali diukur pada tahun 1856 mempunyai ketinggian 8.839 m, tetapi dinyatakan sebagai 8.840 m (29.002 kaki). Tambahan 0,6 m (2 kaki) menunjukkan bahwa pada masa itu ketinggian yang tepat sebesar 29.000 kaki akan dianggap sebagai perkiraan yang dibulatkan. Perkiraan umum yang digunakan pada saat ini adalah 8.850 m yang diperoleh melalui bacaan Sistem Posisi Global (GPS). Gunung Himalaya masih terus bertambah tinggi akibat pergerakan lempeng tektonik kawasan tersebut.
Gunung Everest adalah gunung yang puncaknya mencapai jarak paling jauh dari paras laut. Dua gunung lain yang kadangkala juga disebut sebagai “gunung tertinggi di dunia” adalah Mauna Loa di Hawaii, yang tertinggi jika diukur dari dasarnya pada dasar tengah laut, tetapi hanya mencapai ketinggian 4.170 m atas paras laut dan Gunung Chimborazo di Ekuador, yang puncaknya 2.150 m lebih tinggi dari pusat bumi dibandingkan Gunung Everest , karena Bumi mengembung di kawasan katulistiwa. Bagaimanapun juga, Chimborazo hanya mencapai ketinggian 6.272 m di atas paras laut, sehingga bahkan bukan merupakan puncak tertinggi di Andes.
Dasar terdalam di lautan lebih dalam dibandingkan ketinggian Everest: Challenger Deep, terletak di Palung Mariana, begitu dalam hingga seandainya gunung Himalaya diletakkan di dalamnya, masih terdapat hampir 1,6 km air menutupinya.
2. Aconcagua (6.959 m) (Amerika Selatan)Pada 6.962 m (22.841 kaki), Cerro Aconcagua merupakan gunung tertinggi di Amerika, dan gunung tertinggi di luar Asia. Hal ini terletak di Andes pegunungan, di Argentina provinsi dari Mendoza. KTT ini terletak sekitar 5 kilometer dari San Juan Propinsi dan 15 kilometer dari perbatasan internasional dengan Chile. Itu terletak 112 kilometer (70 mil) barat dengan utara kota Mendoza. Aconcagua adalah puncak tertinggi baik di Barat dan Belahan Selatan. Ini adalah salah satu dari Tujuh Summits.
Aconcagua dibatasi oleh Valle de las Vacas ke utara dan timur dan Valle de los Horcones Inferior ke Barat dan Selatan. Gunung dan sekitarnya merupakan bagian dari Provinsi Aconcagua Park. Gunung memiliki sejumlah gletser. Gletser terbesar adalah Inferior Ventisquero Horcones sekitar 10km panjang yang turun dari wajah selatan tentang ketinggian 3600m di dekat kamp Confluencia. Dua sistem gletser besar lainnya adalah Ventisquero de las Vacas Sur dan Glaciar Este / Ventisquero sistem Relinchos sekitar 5 kilometer panjang. Namun yang paling terkenal adalah utara-timur atau Polandia gletser, rute yang umum naik.
Gunung diciptakan oleh subduksi dari Lempeng Nazca di bawah Amerika Selatan piring selama geologis Andean baru-baru ini orogeny, namun bukan merupakan gunung berapi. Asal-usul nama ini diperdebatkan, itu adalah baik dari Arauca Aconca – Hue, yang mengacu pada Aconcagua Sungai dan berarti ‘datang dari sisi lain’, yang Quechua Ackon Cahuak, yang berarti ‘Sentinel of Stone’, atau Quechua Anco Cahuac, ‘White Sentinel’.
Sejarah
Usaha pertama di Aconcagua oleh seorang Eropa pada tahun 1883 dibuat oleh partai yang dipimpin oleh ahli geologi dan penjelajah Jerman Paul Güssfeldt. Menyuap kuli angkut dengan cerita bahwa ada harta karun di gunung, ia mendekati gunung melalui Rio Volcan, membuat dua usaha di puncak dengan utara-barat punggungan dan mencapai ketinggian 6.500 meter (21.300 kaki). Rute bahwa ia sekarang prospected rute normal ke atas gunung.
Tercatat pertama pendakian adalah pada tahun 1897 di ekspedisi Inggris yang dipimpin oleh Edward FitzGerald. Puncak dicapai oleh panduan Swiss Matthias Zurbriggen pada tanggal 14 Januari dan oleh dua anggota ekspedisi lainnya beberapa hari kemudian.
Orang termuda untuk mencapai puncak Aconcagua adalah Matius Moniz of Boulder, Colorado. Ia berusia 10 tahun ketika ia mencapai puncak pada 16 Desember 2008.
Orang tertua yang mendaki itu Scott Lewis yang mencapai puncak pada 26 November 2007. Ia berusia 87 tahun.
Budaya populer
Gunung memiliki cameo di 1942 Disney kartun bernama Pedro. [9] Para bintang kartun yang antropomorfik pesawat kecil bernama Pedro yang dipaksa untuk membuat surat udara ditabrak Andes dan bencana yang hampir perjumpaan dengan Aconcagua. Gunung (juga antropomorfik, dan menakutkan-tampak), kemudian muncul dalam sebuah ilustrasi digunakan dalam menceritakan kembali cerita dalam sebuah buku antologi Disney.
3. Gunung McKinley, Denali (6.194 m) (Amerika Utara)Mountain Range: Alaska RangeLokasi : Alaska, Amerika Serikat, Amerika UtaraTinggi : 6.194 meter atau 20.320 kakiDenali adalah Amerika asli kata untuk “Yang Tertinggi.” Hal ini pernah bernama Gunung McKinley setelah Presiden AS William McKinley tetapi dinamakan kembali pada tahun 1980. Gunung Denali dikenal karena cuaca dingin, mengandung 5 gletser besar. Satu termometer yang tersisa di gunung selama lebih dari 19 tahun tercatat bahwa pernah mencapai-73.3C (-100F). Penyakit ketinggian parah juga lazim pada lintang Denali karena jauh lebih tinggi. Sebuah gunung seperti Denali di equater akan memiliki sekitar 47% lebih banyak oksigen pada puncak, dibandingkan dengan permukaan laut.
4. Kilimanjaro (5.895 m) (Afrika)Lokasi : Kilimanjaro, Tanzania, AfrikaTinggi : 5.895 meter atau 19.640 kakiKilimanjaro terdiri dari tiga kerucut gunung berapi yang tidak aktif dan merupakan puncak tertinggi di Afrika. Kibo merupakan kerucut tertinggi di mana Uhuru Peak berdiri di atas Tanzania. Biasanya diperlukan waktu 4-5 hari untuk mendaki Kilimanjaro dan pondok pemberhentian yang terletak di setiap hari perjalanan. Gunung ini dianggap salah satu yang “lebih mudah” untuk pendakian dan adalah mungkin bagi mereka yang memiliki pengalaman mountaineering terbatas. Menghindari penyakit ketinggian oleh aklimatisasi adalah salah satu bagian yang paling sulit.
5. Mount Elbrus, Kaukasus (5.642 m) (Eropa))Kaukasus adalah sebuah daerah di Eropa Timur dan Asia Barat di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia yang termasuk Pegunungan Kaukasus dan daerah-daerah rendah lainnya. Kaukasus kadang dianggap sebagai bagian dari Asia Tengah.
Puncak tertinggi di Kaukasus adalah Elbrus (5.642m), yang juga dianggap sebagai gunung tertinggi di Eropa.
Negara-negara merdeka yang membentuk Kaukasus kini adalah Rusia (Distrik Kaukasus Utara), Georgia, Armenia dan Azerbaijan. Wilayah besar non-independen di Kaukasus meliputi Ossetia, Chechnya, Ingushetia dan Dagestan di antaranya. Kaukasus adalah salah satu daerah yang mempunyai keanekaragaman linguistik dan budaya yang paling luas di dunia.
Bagian selatan Kaukasus dikenal sebagai Transkaukasus.
Kejadian-kejadian bersejarah:Perang Arab-KhazarPenjajahan Kaukasus oleh Rusia1991: Dikenalnya kembali status merdeka negara Armenia, Georgia, dan Azerbaijan
Dalam mitologi Yunani, Kaukasus atau Kaukasos adalah salah satu pilar pendukung dunia. Prometheus dirantai di sana oleh Zeus.
6. Vinson Massif (4.897 m) (Antartika)Mountain Range: Sentinel Range, Ellsworth MountainsLokasi : AntartikaTinggi : 4.892 meter atau 16.067 kakiVinson dikenal sebagai salah satu yang paling tidak bisa diakses rentang di dunia, dan hanya 800 mil dari Kutub Selatan. Gunung itu tidak dikenal dan tak terduga hingga 1957. Tidak sampai tahun 1966 dan tahun 1967, pendakian pertama diciptakan ke puncaknya. Bagian yang paling sulit tentang Vinson Massif adalah tingkat kesulitan aksesnya, tapi sekarang ada beberapa operator yang menawarkan wisata tak bertuan ini.
7. Puncak Jaya, Indonesia (4.884 m) (Oseania)Puncak Jaya ialah sebuah puncak yang menjadi bagian dari Barisan Sudirman yang terdapat di provinsi Papua, Indonesia. Puncak Jaya mempunyai ketinggian 4884 m dan di sekitarnya terdapat gletser Carstenz, satu-satunya gletser tropika di Indonesia, yang kemungkinan besar segera akan lenyap akibat pemanasan global.
Puncak ini pernah dinamai Poentjak Soekarno dan merupakan gunung yang tertinggi di Oceania. Puncak Jaya adalah salah satu dari Tujuh Puncak Utama dunia.
Nama-nama/ejaan lain:Ngga Pulu (“Ngga” berarti gunung)Gunung CarstenszPiramida CarstenszPuncak CarstenszPuncak JayakesumaPuncak Piramida CarstenszNdugundugu

Sejarah Gandang Dewata

Posted: January 23, 2011 in Mountain

Rante Pongkok merupakan Tanah Tua pemekaran dari Rante Suro desa Tondok Bakaru Kabupaten Mamasa Sulbar adalah tempat yang memiliki budaya serta adat istiadat dan hutan yang terjaga dengan misterinya sendiri. Misteri itu terbungkus oleh mistisisme ekologi Gandang Dewata.
Jika ditelisik, saintisme ekologi yang dianut para pakar lingkungan atau  mereka yang disebut sebagai ilmuwan ekologi, sungguh berbeda jauh dengan indigenous knowledge atau  kearifan pengetahuan lokal masyarakat
Jamak dipahami bahwa, untuk memahami sains atau ilmu pengetahuan maka langkah yang bisa ditempuh adalah, logico hypothetico verificatif yakni membuktikan bahwa sesuatu itu logis, dan padanya bisa diajukan hipotesis dan dapat dibuktikan. ia dapat diukur degan menggunakan rasio dan bukti empiris.
Sedangkan mistik, ukurannya ada pada kepercayaan yang kebenarannya dapat diukur dengan empiris. Karenanya acapkali ia adalah suatu pengetahuan yang tidak dapat dijelaskan secara rasional namun ia diyakini secara subjektif dan memang dapat dibuktikan secara empiris.


Kesimpulannya, sains tidak membutuhkan mistisme, mistisme tidak membutuhkan sains, namun manusia butuh keduanya.
Sampai disini dapat dipahami bahwa, mistik merupakan kekuatan intuisi yang memang tak bisa diperoleh dari bangku sekolah, perguruan tinggi dan teori teori akademis. Mistik secara intuitif merupakan kemampuan deep inner personality “personalitas dalam hati” untuk memahami apa itu kebenaran dan kesejatian. Mistik sering disalah pahami karena hanya ditinjau dari segi keterbatasan logika atau nalar, teori-teori sains, dan pandangan agama formal.

Esoterik Mistis G. Gandang Dewata (3037 mdpl)

Misteri dan “mistisme ekologi” ini akan selalu terjaga kekentalannya oleh para pengunjung yang hendak mendaki ke Gandang Dewata dan masyarakat setempat Dusun Rante Pongkok Kabupaten Mamasa.
Mendaki erat kaitannya dengan spritualitas sehingga untuk memahami kandungan esoterik yang dimiliki oleh Gandang Dewata butuh kejernihan akal dan pikiran. Gandang Dewata Sendiri jika ditinjau dari sejarah pada mulanya adalah daratan terendah di pulau Sulawesi hal tersebut dibuktikan dengan adanya batu besar berbentuk perahu yang konon ceritanya adalah milik Putri Raja yang kandas di Puncak Gunung Gandang Dewata. Tapi kini Gandang Dewata telah menjadi tanah tertinggi di Sulawesi Barat namun sisa-sisa lautan masih kadang kita jumpai.
Penghuninya, sebagaimana Daud, salah seorang tokoh masyarakat Mamasa yang dikenal sebagai “pakar” mistikus ekologi Gandang Dewata menyebutkan, masyarakat Rante Pongkok adalah masyarakat yang mempertahankan hidupnya dari bertani di alur pegunungan Gandang Dewata.
Secara sosiologis, Gandang Dewata telah memiliki hubungan emosional dengan masyarakat kampung terakhir Desa Rante Pongkok sejak dulu. Untuk memahami kepercayaan tradisional mistis terhadap keberadaan penghuni di hutan “perawan” tersebut jika mau jujur, merupakan konsep rumit pada extra-sensory perception of meta linguistic “metabahasa dalam kepekaan rasa batin”. Mereka menemukan cara rahasia melalui meta linguistic system untuk melindungi ciptaan Tuhan yang sangat kompleks di hutan tersebut. Dengan menghubungkan keberadaan turunnya Dewa yang membunyikan gendang yang senantiasa memberikan informasi kepada masyarakat melalui hutan, serta hutan sebagai lahan untuk menunjang hidup maka hutan terlegitimasi secara etik dan moral untuk dijaga dan dicintai.

Mitos Di Balik Indahnya Alam Gandang Dewata

Konon, dahulu kala ketika dewa-dewa masih senang turun ke dunia, maka Hutan Gunung Gandang Dewata adalah tempat pilihannya. Sebagian masyarakat mempercayai hal tersebut dan kepercayaan itu mungkin timbul dari apa yang mereka rasakan selama hidup dari sumber hutan.
Gunung Gandang Dewata masih tenang, tegak diselimuti kabut putih. Dan turunnya kabut tersebut dipercaya oleh segilintir masyarakat Rante Pongkok adalah keinginan para penghuninya.
Kepercayaan tersebut jelas sangat berbeda dengan apa yang kita yakini bahkan keberadaan pengembala anoa yang sampai hari ini belum pernah kita dengar bahkan kita lihat keberadaannya adalah benar adanya. Entah dari mana kepercayaan itu muncul. Jelasnya hal tersebut di paparkan oleh Daud yang juga tak lain adalah juru kunci Gunung Gandang Dewata saat pengambilan data Gunung Mambulilling di lapangan.
Banyak orang pernah mendengar legenda budaya bangsa maya. Selama ini, kesan sebagian besar orang terhadap bangsa maya tidak terlepas dari suasana hutan belantara.
Dimana bangsa maya, yang terlintas dalam benak sejumlah orang adalah sekelompok mahluk halus yang berada di dalam hutan belantara yang terpencil dan sepi.
Lalu siapakah bangsa maya penghuni Gunung Gandang Dewata tersebut. Keberadaan mereka diyakini oleh semua orang sebagai penghuni Gunung Gandang Dewata yang masih sebangsa dengan manusia. Mereka dari bangsa maya yang dikenal dengan nama To Membuni.
Diyakini mereka adalah salah satu penghuni  Gunung Gandang Dewata yang ada di dalam hutan, dan beraktivitas dalam hutan belantara. Mereka tidak banyak bercampur dengan manusia tetapi kadang pula menampakkan dirinya dan masuk ke dunia manusia.
Setiap alam kehidupan mempunyai urusannya masing-masing mereka tergolong dalam golongan mahluk-mahluk halus yang asli dan tinggal di dunianya bersama masyarakat sendiri.
To Membuni adalah sekelompok masyarakat yang tak tampak kasat mata namun dia dapat berkomunikasi dengan orang-orang tertentu.
“Inilah kenyataan misteri yang dikandung oleh Hutan Perawan Gunung Gandang Dewata dan setiap pendaki yang pernah kesana pasti bisa merasakan keberadaanya,” ungkap Daud suatau ketika kepada penulis.
To Membuni termasuk mahkluk halus yang hidup di alam demit (salah satu dari enam alam yang di huni mahluk halus). Bangsa ini memang senang bertempat tinggal di daerah-daerah pegunungan yang hijau dan lebih sejuk hawanya, rumah-rumah mereka bentuknya sederhana terbuat dari kayu dan bambu. Mereka seperti manusia hanya bentuk badannya lebih kecil. Kehidupannya hampir sama seperti kehidupan di dunia manusia, yang membedakannya adalah tidak adanya sinar terang seperti matahari dalam lingkungan hidup mereka.
Dalam dunianya mereka merokok. Bahkan rokok yang mereka gunakan sama seperti di dunia manusia, membayar dengan uang yang sama, memakai macam pakaian yang sama, bahkan mereka mempunyai kota seperti di dunia manusia. Dan sekali lagi, Ia tak nampak oleh kasat mata.
Begitu banyak cerita yang diungkap oleh masyarakat Rante Pongkok Desa Tondok Bakaru Mamasa tentang keramatnya Gunung Gandang Dewata yang dapat membuat bulu kuduk merinding saat mendengarnya. Gunung keramat ini kemudian kian bertambah misterinya, utamanya saat peristiwa hilangnya Mayor Latang secara misterius di Alur Pegunungan Gunung  Gandang Dewata. Namun mampukah kita membuktikan kebenaran mitos tersebut. Entahlah. (s)

By  : mustakim